LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gejolak Ekonomi Global Jadi Tantangan Pengembangan Pasar Karbon

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai gejolak ekonomi global akibat situasi geopolitik menjadi tantangan bagi pengembangan pasar karbon, sebab menyebabkan harga energi sangat tinggi dan tak dapat diprediksi.

2022-03-10 22:04:22
Pajak Karbon
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai gejolak ekonomi global akibat situasi geopolitik menjadi tantangan bagi pengembangan pasar karbon, sebab menyebabkan harga energi sangat tinggi dan tak dapat diprediksi.

"Tak hanya untuk Indonesia, tetapi semua negara yang sekarang fokus kepada perubahan iklim," kata Sri Mulyani dalam 2022 Institute of International Finance (IIF) Sustainable Finance Summit, di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (10/3).

Namun terlepas dari hal tersebut, dalam jangka menegah panjang tetaplah penting bagi Indonesia sebagai negara besar untuk membangun fondasi dalam perubahan iklim, terutama melalui pasar karbon.

Advertisement

Dia menyebutkan, saat memperkenalkan sebuah pasar baru melalui pengaturan kelembagaan dan kerangka peraturan mengenai harga, hal tersebut mencerminkan harga sebenarnya dari komoditas itu.

Tetapi, tantangan dalam memperkenalkan pasar karbon adalah karena pasar tersebut tidak akan memperdagangkan karbondioksida (CO2) dalam bentuk aslinya, sehingga akan direpresentasikan dengan sebuah kertas atau sekuritas yang berbasis pada CO2 yang mendasari

"Jadi prinsip bagaimana Anda mengukur CO2 dan menghasilkan sertifikat yang kredibel untuk kemudian dapat diperdagangkan di pasar itu akan menjadi penting," tuturnya.

Advertisement

Untuk itu, dia mengaku sedang berdiskusi dengan pasar modal di Indonesia mengenai harga karbon yang layak untuk diperdagangkan pada saat ini. Bahkan, dirinya juga mendapatkan tawaran dari London dan Singapura yang sedang mengembangkan pasar karbon mereka untuk bekerja sama.

Saat ini, Pemerintah Indonesia telah mengesahkan undang-undang mengenai pajak karbon sebagai komitmen untuk mengurangi CO2. "Itulah yang sekarang sedang kami bahas dengan sangat detail bagaimana Indonesia bisa mempersiapkan diri, tetapi semua prinsip kebijakan ini adalah penting," tandasnya.

Baca juga:
Pupuk Indonesia Gandeng Rekosistem Tekan Emisi Karbon
Pertamina, Pupuk Indonesia dan Mitsubishi Kolaborasi Kembangkan Bisnis Blue Hydrogen
Tekan Emisi Karbon, Kawasan Industri di Karawang Ini Pasang Solar Panel
PGN dan PIM Kembangkan Bisnis Gas Dukung Penurunan Emisi Karbon
Anies Baswedan Jajaki Kerja Sama Jakarta-Inggris untuk Capai Zero Emisi
Tantangan Realisasi Ekonomi Hijau di RI

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.