Garuda Indonesia targetkan pendapatan e-Commerce tumbuh 45 persen
Sulitnya pertumbuhan disebabkan budaya masyarakat Indonesia yang belum terbiasa dengan pembelian secara daring.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia M. Arif Wibowo (Persero) menargetkan pertumbuhan pendapatan e-Commerce hingga 45 persen tahun ini. Tahun lalu, Garuda Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan melalui e-Commerce sebesar 30 persen.
Sulitnya pertumbuhan disebabkan budaya masyarakat Indonesia yang belum terbiasa dengan pembelian secara daring atau online.
"30 persen tahun lalu, saya harap bisa 45 persen tahun ini. Ada yang belum bisa tergantikan kan (metode pembelian) di daerah-daerah," kata Arif di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jakarta, Senin (14/3).
Arif menjelaskan pihaknya memang menguatkan bisnis berbasis online ini dengan beberapa program yang terhubung seperti hotel, transportasi dan lain sebagainya. Selain itu juga memperkuat infrastruktur teknologi pada beberapa anak perusahaan.
Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan sejumlah layanan digital terbaru. Seperti, Garuda SocialMiles, Garuda Indonesia Youtube Brand Chanel, social media channel, dan tampilan baru situs Garuda Indonesia.
Direktur Komersial Garuda Indonesia Handayani mengatakan terobosan bernama 'Garuda Indonesia New Digital Experience' diluncurkan untuk menggarap potensi perdagangan elektronik atau e-commerce.
Dia mengungkapkan, perkembangan pesat dunia digital menuntut Garuda terus berinovasi dalam memudahkan pengguna jasa bertransaksi dan berinteraksi.
"Kami juga memperkenalkan sejumlah layanan digital baru seperti travel community platform," ungkapnya.
Baca juga:
Mesin rusak, penumpang Garuda di Jambi terancam delay sampai 8 jam!
Rusak mesin, Garuda di Jambi turunkan penumpang, delay 2 jam lebih
DPR minta Garuda aktifkan 33 pramugari yang dipensiunkan
Sponsori Liverpool, Garuda Indonesia didemo di Medan
Serius dengan Indonesia, Sierra Leone berniat buka kedutaan besar
Menperin apresiasi Garuda Indonesia renegosiasi pembelian Airbus
Marwan: Garuda seolah-olah tak salah, kurang ajar itu sudutkan saya