LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Garuda Indonesia Catat Pendapatan per September 2021 Turun USD1,13 Miliar

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melaporkan total pendapatan sebesar USD568 juta atau sekitar Rp8,08 triliun (kurs Rp 14.232 per USD) hingga September 2021. Pendapatan ini turun dari periode yang sama pada 2020 sebesar USD1,13 miliar.

2021-11-17 13:21:22
Garuda Indonesia
Advertisement

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melaporkan total pendapatan sebesar USD568 juta atau sekitar Rp8,08 triliun (kurs Rp 14.232 per USD) hingga September 2021. Pendapatan ini turun dari periode yang sama pada 2020 sebesar USD1,13 miliar.

Pendapatan ini pun jauh lebih rendah jika dibandingkan biaya operasional hingga September. Adapun beban biaya operasional burung besi berlogo biru itu tercatat mencapai sebesar USD1,29 miliar atau Rp18,36 triliun.

VP Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Indonesia, Mitra Piranti mengatakan, Perseroan masih mencatatkan rugi, tetapi relatif membaik dibandingkan posisi akhir Desember 2020. Kerugian ini akibat struktur yang biaya sebagian besar bersifat tetap.

Advertisement

"Perseroan masih mencatatkan kerugian operasional yang disebabkan oleh struktur biaya Perseroan yang sebagian besar bersifat tetap atau fixed, yang tidak sebanding dengan penurunan signifikan atas revenue Perseroan-imbas kondisi Pandemi Covid-19," ungkap Mitra dalam keterbukaan informasi Bursa, ditulis Rabu (17/11).

Di sisi lain, Perseroan juga mencatat jumlah penumpang hingga September 2021 sebanyak 2,3 juta pax. Hingga akhir tahun, jumlah penumpang diproyeksikan sebanyak 3,3 juta, yakni 17 persen dari jumlah pax pada 2019 sebelum terjadinya pandemi.

"Seiring dengan kondisi pandemi yang saat ini mulai terkendali dan dengan diperlonggar kebijakan mobilitas masyarakat pasca PPKM Darurat diterapkan, maka diharapkan kondisi ini dapat mendorong peningkatan revenue bagi Perseroan melalui peningkatan jumlah penumpang," tutup Mitra.

Advertisement

Baca juga:
Menengok Kesiapan Garuda Indonesia Sambut Penerbangan Haji dan Umrah
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Salahkan Saya Juga Boleh
Penjelasan Pilot Garuda Indonesia Soal Kabar Pengalihan ke Citilink
Negosiasi Berlanjut, Garuda Indonesia Sampaikan Skema Restrukturisasi ke Lessor
Umrah dan Haji dari Indonesia Kembali Dibuka, Garuda Indonesia Bisa Ketiban Untung
Menghitung Besaran Gaji Pilot Garuda Indonesia

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.