LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gandeng Swiss, Indonesia bakal upgrade sekolah kejuruan

Menteri PPN/Kepala Bappenas, mengatakan pendidikan vokasi di Indonesia perlu dibenahi dan ditingkatkan agar dapat menciptakan lulusan yang berkualitas. Untuk itu, dalam poin-poin kerja sama Indonesia-Swiss hingga 2020, pendidikan vokasi terutama di bidang pariwisata dan manufacturing mendapatkan penekanan khusus.

2017-07-15 13:00:00
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Menteri PPN/Kepala Bappenas, mengatakan pendidikan vokasi di Indonesia perlu dibenahi dan ditingkatkan agar dapat menciptakan lulusan yang berkualitas. Untuk itu, dalam poin-poin kerja sama Indonesia-Swiss hingga 2020, pendidikan vokasi terutama di bidang pariwisata dan manufacturing mendapatkan penekanan khusus.

"Ke depan ini kita akan fokus pada vokasi. Vokasi itu terutama di bidang pariwisata dan manufacturing. Manufacturing itu ada yang logam, ada yang kayu, food industri," ujar Bambang di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (14/7).

Lebih jauh, dia mengatakan kerja sama dengan Swiss akan mencakup berbagai aspek pengembangan sekolah vokasi. Jadi tidak hanya sebatas perbaikan fisik sekolah, melainkan juga perbaikan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

"Kita ingin dorong kualitas bukan hanya kuantitasnya. Kita akan up grade fisik juga kelengkapan kurikulum, guru, dan siswa," katanya.

Adapun, Indonesia telah menyiapkan beberapa sekolah vokasi untuk dikembangkan lebih lanjut. "Kita akan fokus pengembangan pendidikan vokasi di Bandung, Makassar, Lombok, dan Bali," ujarnya.

"Serta peningkatan beberapa sekolah vokasi, seperti di Batu Licin untuk kaca logam, Semarang untuk kayu, di Marowali untuk logam, smelter, di Bantaeng untuk logam, di Jember untuk food processing," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Perkuat kerja sama, Swiss hibahkan 75 juta Franc untuk Indonesia
4 Merek ini mati usai rasakan ketatnya persaingan bisnis di RI
Izin impor belum dibuka, industri garam terancam berhenti
SMF gandeng BPD untuk memperluas penyaluran KPR
Bos pajak kejar penerimaan: Semua KPP sandera satu orang setiap hari
Pemilik 7-Eleven jual sejumlah toko untuk lunasi utang

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.