Gandeng Kemenpar, GoFress promosi Wonderful Indonesia dan perluas pasar ekspor
Marketing Manager PT Nutragen Global Esana,C hristopharus Agung Nugroho mengatakan, kerja sama ini memegang simbiosis mutualisme. Selain memperkenalkan potensi wisata Indonesia, kerja sama ini juga sekaligus mempromosikan produk GoFress ke luar negeri.
PT Nutragen Global Esana yang merupakan distributor produk GoFress telah menandatangani kerja sama (MoU) dengan Kementerian Pariwisata untuk co-branding produk dengan logo Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Dalam kerja sama ini, GoFress akan menghadirkan kemasan baru yaitu menampilkan 6 dari 10 destinasi prioritas.
Marketing Manager PT Nutragen Global Esana,C hristopharus Agung Nugroho mengatakan, kerja sama ini memegang simbiosis mutualisme. Selain memperkenalkan potensi wisata Indonesia, kerja sama ini juga sekaligus mempromosikan produk GoFress ke luar negeri.
"Konsepnya kita partner dengan Wonderful Indonesia denga promosi wisata baru yang digencarkan pemerintah. Sisi lain kita keuntungan untuk memperkenalkan produk," katanya di Jakarta, Minggu (11/3).
Dalam kerja sama ini, GoFress akan mengeluarkan kemasan berlatar wisata Indonesia sekitar Juni 2018 mendatang. Produk tersebut nantikan akan dipromosikan keluar negeri. Jadi, tak hanya memperkenalkan wisata Indonesia, langkah ini sekaligus bisa mencari pasar ekspor baru untuk produk GoFress.
"Kita produk asli Indoensia dan kita bertanggungjawab perkenalkan Indonesia keluar negeri. Dengan ini kita harapkan Indonesia mudah dikenal di luar negeri dan kita mencari pasar luar negeri."
Selama ini, produk GoFress sudah di ekspor ke beberapa negara di ASEAN dan Timur Tengah dan beberapa negara di Eropa. Porsi ekspor saat ini memang masih belum tinggi yaitu dengan perbandingan 80 persen penjualan dalam negeri dan 20 persen impor.
"Sebenarnya target atau ekspektasi kita meningkatkan omzet ekspor 20. Makanya aktivitas promosi yang kita lakukan dikaitkan dengan Wonderfull Indonesia.
Kerja sama ini katanya masih akan terus berlanjut hingga 3 tahun mendatang. Harapannya, wisata Indonesia masih terkenal dan produk GoFress bisa menguasai pasar ekspor dengan perbandingan 60 persen penjualan lokal dan 40 persen penjualan luar negeri.
"Sekarang porsi dalam negeri dibanding ekspor masih 80:20, kita harapkan jadi 60:40 dalam dua tahun mendatang," tutupnya.
Baca juga:
Bos Bappenas: Lompatan turis masuk Indonesia tidak setinggi Jepang
Wisata halal demi Jakarta bermoral
Terinspirasi Jepang, Sandiaga ingin Jakarta jadi destinasi wisata halal
Soal wisata halal, Sandiaga pastikan penerapannya tak radikal
Pesona bukit pelangi Kelabba Maja, Oregon painted hills-nya Nusa Tenggara Timur