LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Freeport janjikan investasi USD 10 miliar usai 2021 mendatang

"‎Rencana investasi, tahun 2014-2021 membutuhkan lebih kurang USD 7 miliar terutama untuk pengembangan tambang dalam di luar kewajiban bangun smelter. Setelah 2021 masih butuhkan sekitar USD 10 miliar."

2018-09-17 18:07:58
Freeport
Advertisement

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut bahwa PT Freeport Indonesia berencana menanamkan investasi USD 10 miliar di Indonesia pasca 2021 mendatang. Anggaran tersebut akan digunakan untuk eksplorasi tambang bawah tanah.

‎Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Susigit mengatakan, investasi Freeport Indonesia dari 2014 sampai 2021 membutuhkan USD 7 miliar, investasi tersebut di luar pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter). Kemudian untuk rencana investasi setelah 2021, perusahaan tambang asal Amerika tersebut menganggarkan USD 10 miliar.

"‎Rencana investasi, tahun 2014-2021 membutuhkan lebih kurang USD 7 miliar terutama untuk pengembangan tambang dalam di luar kewajiban bangun smelter. Setelah 2021 masih butuhkan sekitar USD 10 miliar," kata Bambang, dalam diskusi, di Jakarta, Senin (17/9/).

Advertisement

Menurut Bambang, Freeport Indonesia meningkatkan rencana investasinya karena akan mengembangkan tambang bawah tanah, kegiatan tersebut jauh lebih rumit ketimbang tambang terbuka. Sehingga membutuhkan peralatan dengan teknologi yang jauh lebih tinggi.

"Ke depan PTFI akan masuk kepada era tambang dalam yang secara teknis lebih kompleks dan secara produksi harus dihitung kemampuan sesuai rencana. Secara peralatan harus ikuti beberapa aspek teknologi manfaat dan keselamatan," tuturnya.

Perpindahan lokasi penambangan mineral tembaga dari terbuka menjadi tertutup bertujuan untuk meningkatkan produksi. Saat ini produksi mineral tembaga dari tambang terbuka mencapai 180 ribu ton per hari menurun dari sebelumnya 240 ton per hari‎. Hal tersebut disebabkan menipisnya kandungan tembaga di tambang terbuka.

Advertisement

"K‎an tambang terbukanya sudah mulai turun (produksi) alat-alat sudah mulai stop, untuk development tambang dalam‎," tandansnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini yang harus dilakukan Inalum usai akuisisi 51 persen saham Freeport
Garap tambang bawah tanah Papua, Freeport siap investasi USD 7 miliar
Freeport bakal fokus ke tambang bawah tanah, ini pesan peneliti
ESDM ingin turunkan ketergantungan penggunaan barang impor oleh Freeport
Tingkatkan daya saing warga Papua, Freeport gelar program bina UMKM
Pertamina tetap pasok Solar campur 20 persen minyak sawit untuk Freeport

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.