LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Fintech Lending Dinilai Mampu Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi mengatakan industri Fintech Lending berpeluang menjadi salah satu pendanaan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di masa pandemi covid-19 baik dari sisi konsumtif maupun produktif.

2020-09-03 13:15:24
Fintech
Advertisement

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi mengatakan industri Fintech Lending berpeluang menjadi salah satu pendanaan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di masa pandemi covid-19 baik dari sisi konsumtif maupun produktif.

"Kita percaya di setiap krisis selalu ada opportunity. Di sini lah kita melihat bagaimana kehadiran perusahaan-perusahaan fintech lending ini, khususnya dalam kegiatan pendanaan baik itu dari sektor konsumtif maupun sektor produktif khususnya bagi UMKM, memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mendukung pemulihan nasional," kata Adrian dalam seminar nasional daring AFPI, Kamis (3/9).

Menurutnya, perkembangan industri Fintech lending cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini, mulai dari beberapa perusahaan berkembang dari tahun 2016 hingga sekarang total penyelenggara fintech lending yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota AFPI berjumlah 159 perusahaan.

Advertisement

"Kalau kita melihat dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun sudah menyalurkan Rp 116 triliun pembiayaan baik dari sisi konsumtif maupun dari sisi sektor produktif. Kalau kita lihat perkembangan dari tahun ke tahun bisa membawa perkembangan yang signifikan, bahkan kalau dibandingkan dengan periode yang sama, tahun lalu YoY growth menunjukkan angka 130 persen," jelasnya.

Sehingga peran industri Fintech lending sangat penting untuk membantu program PEN pemerintah, sebab di masa pandemi ini terjadi pergeseran ekonomi yang mengakibatkan pergeseran pola ekonomi yang minim pertemuan tatap muka atau less contact economy.

"Less contact ekonomi menjadi sangat penting, di sini lah peranan industri fintech lending dan secara umum bisa memainkan peran besar," katanya.

Advertisement

Kata Adrian, industri fintech memiliki kelebihan yakni mampu mendorong digital akses sehingga sangat sejalan dengan less contact economy, memiliki kecepatan yang menjadi esensi bagi UMKM dan bagi pemulihan ekonomi di Indonesia.

"Industri Fintech ini patut dipertimbangkan bagi pemerintah bagaimana industri fintech lending ini bisa membantu program PEN secara efektif, kita bicara ekosistem yang luas dan ekosistem digital, dan harapannya dengan kemampuan data analitik kita bisa menyasar segmen yang tepat," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
OY! Indonesia Realisasikan Uji Coba Tarik Tunai Tanpa Mesin ATM
Modalku Salurkan Pinjaman Rp 100 Miliar ke Fasilitas Kesehatan Kesulitan Arus Kas
Fintech Jack Ma Catat Kenaikan Laba 1.000 Persen Jelang IPO di 2 Bursa
Pulihkan Ekonomi Nasional, OJK Percepat Transformasi Digital di Sektor Keuangan
OJK Beberkan Tantangan Besar Pengembangan Keuangan Digital RI
Pembiayaan Fintech Tembus Rp113 Triliun Hingga Akhir Juni 2020

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.