Festival Bazar Pangan Denpasar Sukses Sediakan Kebutuhan Galungan dan Kuningan 2025
Masyarakat Denpasar kini dapat berbelanja kebutuhan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan harga lebih murah di Festival Bazar Pangan Denpasar yang digelar di Sanur.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Denpasar bersama Yowana Desa Adat Sanur sukses menggelar Festival Bazar Pangan di Jalan Danau Beratan, Desa Sanur Kaja. Acara ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 15 November 2025, dengan tujuan utama menyediakan berbagai bahan pangan pokok bagi masyarakat.
Festival ini secara khusus mengakomodasi kebutuhan menjelang Hari Raya Galungan yang jatuh pada 19 November 2025 dan Hari Raya Kuningan pada 29 November 2025. Inisiatif ini merupakan upaya kolaboratif untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok di tengah persiapan hari raya.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan harapannya. Beliau menekankan bahwa festival ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kemudahan Belanja Jelang Hari Raya di Festival Bazar Pangan
Festival Bazar Pangan ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat Denpasar dalam memenuhi kebutuhan jelang perayaan Galungan dan Kuningan. Berbagai stand bazar tersedia, menawarkan beragam bahan-bahan pokok, produk UMKM lokal, aneka buah segar, hingga perlengkapan khusus hari raya.
Kehadiran festival ini sangat diapresiasi oleh warga, mengingat kebutuhan akan bahan pangan biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. Dengan adanya bazar ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan kenaikan harga yang sering terjadi di pasaran umum.
Ida Bagus Alit Wiradana menyatakan, "Kita harapkan Festival Bazar Pangan ini bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Kita harapkan juga masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan bazar pangan ini dengan sebaik-baiknya." Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan warganya.
Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Kendalikan Inflasi
Pelaksanaan Festival Bazar Pangan di Sanur ini merupakan bagian dari serangkaian bazar pangan yang rutin digelar oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar. Tujuan utamanya adalah untuk mengendalikan inflasi, terutama menjelang momen-momen penting seperti Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Dalam kolaborasi ini, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan bekerja sama erat dengan Desa Adat Sanur untuk memastikan kelancaran acara. Kolaborasi ini memungkinkan penyediaan berbagai komoditas bahan pangan esensial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Komoditas yang ditawarkan meliputi beras, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, daging, dan bahan pokok lainnya. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa, menegaskan bahwa harga yang ditawarkan di bazar ini lebih murah. "Kita sediakan lebih murah 10 hingga 15 persen dari harga pasaran," ujarnya, memberikan keuntungan signifikan bagi pembeli.
Sinergi Budaya dan Kreativitas Lokal di Sanur
Selain menyediakan kebutuhan pokok, Festival Bazar Pangan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya yang menarik. Acara ini dirangkai dengan Lomba Ngelawar antar Sekaa Teruna atau kelompok anak muda, serta Lomba Gebogan antar banjar se-Desa Adat Sanur.
Lomba-lomba ini tidak hanya menambah semarak festival tetapi juga memiliki tujuan yang lebih dalam. Lomba Ngelawar bertujuan untuk melestarikan tradisi kuliner Bali, sementara Lomba Gebogan menonjolkan kreativitas dalam seni merangkai buah dan bunga sebagai persembahan.
Menurut Ida Bagus Mayun Suryawangsa, "Selain bisa mendapatkan bahan pokok, kegiatan lomba ini juga digelar guna meningkatkan kreativitas pada generasi muda dan solidaritas antar warga di Desa Adat Sanur." Inisiatif ini menunjukkan bahwa festival tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai budaya dan sosial di masyarakat.
Sumber: AntaraNews