Fakta Unik Glow Up: PPK Ormawa UNP Perkuat Branding Wisata Silungkang Oso, Siap Bersaing Global!
Mahasiswa PPK Ormawa UNP sukses perkuat branding Wisata Silungkang Oso di Sawahlunto melalui program Glow Up, pasang plang identitas baru dan siap promosi digital. Ingin tahu dampaknya?
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Universitas Negeri Padang (UNP) telah menunjukkan dampak signifikan di Desa Wisata Silungkang Oso, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Melalui inisiatif ini, mahasiswa bersama masyarakat setempat berkolaborasi untuk meningkatkan citra dan daya tarik destinasi wisata tersebut. Mereka secara konkret memasang plang utama branding yang berfungsi sebagai penanda identitas baru bagi desa, menandai langkah awal menuju promosi yang lebih luas.
Pemasangan plang identitas ini merupakan bagian dari program unggulan yang dinamakan Glow Up (Go Local Wisata Unggul dan Promosi), yang bertujuan untuk memperkuat citra desa wisata. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 04/10, dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Tujuannya adalah agar Desa Wisata Silungkang Oso lebih mudah dikenal dan mampu bersaing di kancah pariwisata, baik nasional maupun internasional.
Inisiatif mahasiswa ini tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada pembangunan fondasi yang kuat untuk pariwisata lokal. Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa energi baru bagi masyarakat dan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi. Dengan identitas yang lebih jelas, Desa Silungkang Oso siap menyambut lebih banyak pengunjung dan mengembangkan potensi wisatanya secara berkelanjutan.
Inovasi Mahasiswa untuk Identitas Wisata Lokal
Pemasangan plang utama branding destinasi wisata di Desa Silungkang Oso merupakan langkah strategis yang diambil oleh tim PPK Ormawa UNP. Juru bicara tim, Yahya Saputra, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat citra desa wisata. “Program ini bukan hanya soal mempercantik destinasi, tetapi membangun identitas pariwisata lokal agar mudah dikenali dan semakin siap bersaing,” kata dia.
Inisiatif ini menciptakan identitas visual yang kuat, menjadikan Desa Wisata Silungkang Oso lebih menonjol. Plang tersebut tidak hanya sebagai penunjuk arah, melainkan juga sebagai simbol komitmen dalam mengembangkan pariwisata. Dengan demikian, diharapkan branding Wisata Silungkang Oso akan semakin kuat di mata wisatawan.
Anggota tim PPK Ormawa, Aris Hidayat, menambahkan bahwa pemasangan plang ini hanyalah permulaan dari serangkaian upaya promosi. “Ke depan, kami kembangkan konten wisata Silungkang Oso di media sosial agar menjangkau lebih luas,” kata dia. Ini menunjukkan adanya rencana jangka panjang untuk memanfaatkan platform digital dalam mempromosikan potensi wisata desa.
Dukungan Penuh dari Komunitas dan Pemerintah Daerah
Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal, menyambut baik dan mengapresiasi dukungan mahasiswa yang membawa energi baru bagi masyarakat. “Dengan adanya plang branding, wajah wisata desa kami lebih jelas dan menarik. Dampaknya bukan hanya pada promosi, tetapi juga pada ekonomi masyarakat yang terlibat,” kata dia. Hal ini menegaskan bahwa program branding Wisata Silungkang Oso memiliki manfaat ekonomi langsung bagi penduduk lokal.
Dosen pendamping UNP, Lailatur Rahmi, menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dari pengabdian mahasiswa dalam pemberdayaan desa. “Branding adalah pintu masuk promosi wisata. Melalui program Glow Up, mahasiswa belajar praktik langsung sekaligus membantu desa membangun daya saing,” ujar dia merinci. Ini menunjukkan relevansi program dengan pendidikan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Seorang warga setempat, Dedi Suryono, turut mengungkapkan rasa senangnya atas perubahan yang terjadi. “Sekarang wisata di desa kami lebih jelas terlihat. Kami berharap jumlah pengunjung meningkat dan masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya,” kata dia. Antusiasme warga menjadi indikator keberhasilan awal program ini dalam meningkatkan kesadaran akan potensi desa.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menilai gerakan mahasiswa ini sejalan dengan visi Sawahlunto Maju yang adaptif, responsif, dan berdampak nyata. Ia juga meminta hasil program mahasiswa diintegrasikan ke dalam kebijakan pemerintah daerah. “Langkah ini memperkuat agenda pariwisata kota. Data dan capaian yang dihasilkan bisa dikaji lebih lanjut untuk rekomendasi kebijakan, program, dan anggaran agar pembangunan wisata semakin berkelanjutan,” kata dia.
Sinergi Program Pemberdayaan dan Visi Nasional
Selain program Glow Up yang berfokus pada branding Wisata Silungkang Oso, mahasiswa UNP sebelumnya telah melaksanakan sejumlah kegiatan lain yang mendukung pemberdayaan desa. Program-program tersebut meliputi Digides (digitalisasi fasilitas wisata), Siaga 1 dan 2 (pelestarian budaya dan penguatan kelembagaan Pokdarwis), serta Rancak (pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/UMKM berbasis kayu manis dan songket). Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam pengembangan desa wisata.
Upaya mahasiswa tersebut selaras dengan kebijakan nasional yang mendorong pengembangan desa wisata. Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Pariwisata melalui Kharisma Event Nusantara (KEN) secara aktif mendukung inisiatif serupa. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi berkontribusi pada pembangunan daerah.
Di tingkat makro, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi lokal berbasis budaya dan UMKM dalam visi Asta Cita. Dengan demikian, inisiatif mahasiswa PPK Ormawa UNP tidak hanya berdampak jangka pendek pada branding Wisata Silungkang Oso, melainkan menjadi fondasi pemberdayaan berkelanjutan. Program ini secara efektif mempertemukan potensi lokal dengan arah kebijakan nasional, menciptakan sinergi yang kuat untuk kemajuan.
Sumber: AntaraNews