Fakta Unik: Desa Wisata Sumbersawit Magetan Genjot SDM, Punya Potensi Alam dan Budaya Tersembunyi
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Magetan meningkatkan SDM pelaku Desa Wisata Sumbersawit melalui pelatihan intensif, menggali potensi alam dan budaya untuk menarik wisatawan.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pelaku Desa Wisata Sumbersawit. Peningkatan ini berlokasi di Kecamatan Sidorejo dan bertujuan mendorong peran aktif masyarakat dalam menggali potensi lokal.
Inisiatif ini dirancang untuk pengembangan wisata setempat yang berkelanjutan dan lebih menarik. Pelatihan ini diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai aset yang dimiliki desa tersebut.
Program peningkatan SDM tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Desa Wisata 2025, yang akan berlangsung selama satu bulan penuh. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 6 Oktober dan akan berakhir pada 6 November 2025.
Pelatihan Intensif untuk Menggali Potensi Lokal
Pelatihan Desa Wisata 2025 ini merupakan realisasi dari usulan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) setempat. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis bagi para peserta.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawarno, menyampaikan harapannya. "Semoga kegiatan ini bisa membangkitkan semangat insan desa wisata setempat dalam berkolaborasi mengemas semua potensi yang ada sehingga bisa disuguhkan menjadi paket wisata," ujarnya.
Menurut Yosef, Desa Wisata Sumbersawit memiliki banyak potensi lokal yang bisa digarap lebih dalam lagi. Desa ini memiliki kolaborasi wisata alam, budaya, sekaligus sosial yang unik dan menarik.
Adapun pelatihan ini ditujukan kepada berbagai unsur penting di Desa Sumbersawit. Peserta meliputi perwakilan BUMDes, pelaku wisata Sendang Growong, karang taruna, PKK, gapoktan, dan perangkat Desa Sumbersawit.
Branding Kuat dan Potensi Tersembunyi Desa Wisata Sumbersawit
Narasumber pelatihan dari bidang pemasaran digital, Beni Setyawan, menekankan pentingnya strategi branding yang kuat. Hal ini diperlukan agar Desa Wisata Sumbersawit dapat lebih mudah dikenal dengan potensi luar biasa yang dimilikinya.
Beni menjelaskan bahwa selama ini yang baru dikenal masyarakat adalah wisata alam Sendang Growong. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, banyak potensi lain yang bisa dijadikan tujuan wisata. Potensi tersebut meliputi:
- Kebun bunga mawar
- Pengolahan emping gadung
- Kerajinan besek
- Sumber air Santu
- Dan lain-lain
Ia menilai bahwa dengan tenaga IT yang mumpuni, potensi Desa Sumbersawit akan bisa semakin dikenal masyarakat luas. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Sumbersawit.
Beni menambahkan bahwa Pelatihan Desa Wisata 2025 tidak hanya memberikan materi secara teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Pihaknya berharap melalui pelatihan tersebut, para pelaku desa wisata di Desa Sumbersawit dapat menyusun konsep paket wisata yang apik dan menarik. Konsep ini nantinya bisa dijual kepada wisatawan, sehingga meningkatkan perekonomian lokal.
Sumber: AntaraNews