ESDM sebut Freeport absen setor dividen tiga tahun
"Dividen itu kan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)."
Pemerintah berkeras ingin memiliki 10,64 persen saham divestasi Freeport Indonesia. Dengan begitu, kekuatan pemerintah untuk mengambil dividen dari perusahaan tambang tersebut bisa meningkat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan Freeport Indonesia belum menyetor deviden kepada pemerintah dalam tiga tahun terakhir. Ini lantaran Freeport mengaku hanya untung kecil.
"Dividen itu kan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," kata Sudiman di kantornya, Jakarta, Rabu (20/1).
Saat ini, pemerintah hanya menjadi pemegang saham minoritas di Freeport Indonesia. Ini lantaran saham yang digenggam hanya sebesar 9,36 persen.
Alhasil, pemerintah tak bisa berbuat banyak jika Freeport tak membagikan dividen. Kekuatan suara pemerintah bisa bertambah jika sukses menggengam sisa saham divestasi Freeport sebesar 10,64 persen.
"Dibagi atau tidak tergantung suara kita juga di RUPS," katanya. "Tapi mesti digarisbawahi kalau 20 persen saham itu masih tetap minoritas."
Baca juga:
Menteri Rini: BUMN tertarik beli saham Freeport, tapi kemahalan
Robert Schroeder gantikan Maroef jadi bos Freeport Indonesia
Minggu depan, pemerintah kaji kelayakan harga saham Freeport
ESDM panggil Freeport jika terbukti harga saham divestasi kemahalan
Utang induk usaha segunung, nilai saham Freeport tak laik Rp 23 T
Ini penjelasan Freeport soal nilai penawaran saham divestasi Rp 23 T