ESDM Optimistis Proyek Pengembangan Kilang Pertamina Selesai Sebelum 2024
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat penyelesaian proyek pengembangan kilang (RDMP). Hal ini agar kapasitas produksi kilang dapat segera ditingkatkan. Kilang RDMP yang sedang digarap Pertamina adalah RDMP Balikpapan, Cilacap, Balongan dan Dumai.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat penyelesaian proyek pengembangan kilang (Refinery Development Master Plan/ RDMP). Hal ini agar kapasitas produksi kilang dapat segera ditingkatkan.
"Kilang kita lagi expedite supaya bisa cepat jalan, terutama yang proyek-proyek yang revamping yang naikin kapasitas dari yang sudah ada," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/11).
Menurut Menteri Arifin, kilang yang masuk dalam program RDMP dapat beroperasi dalam 5 tahun ke depan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. Adapun kilang RDMP yang sedang digarap Pertamina adalah RDMP Balikpapan, Cilacap, Balongan dan Dumai.
"Yang RDMP pasti mungkin, pasti bisa (beroperasi pada periode ke dua Presiden Jokowi)," ujarnya.
Proyek RDMP bisa lebih cepat beroperasi, sebab dinilainya jauh lebih sederhana ketimbang pembangunan kilang melalui proyek New Grash Root Refinery (NGR). Meski begitu, dia tetap menginginkan proyek kilang NGR berjalan.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Manfaat Pembangunan Kilang untuk Indonesia
Erick Thohir Ingin Pembahasan Kerjasama Pertamina-Saudi Aramco Rampung Akhir 2019
Kementerian BUMN dan ESDM Kerjasama Dorong Percepatan Pembangunan Kilang Minyak
Erick Thohir: Jangan Sampai Transaksi Pertamina-Saudi Aramco Rugikan Negara
Produksi Anak Usaha Tuban Petro Ditarget Sentuh 300.000 Metrik Ton per Tahun
Kuasai 95,9 Persen Saham Tuban Petro, Indonesia Hemat Devisa Rp5 Triliun
Pemerintah Resmi Kuasai 95,9 Saham Tuban Petro