ESDM Dorong BUMN Pertambangan Lakukan Nilai Tambah Batubara
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan, BUMN harus menjadi pelopor peningkatan nilai tambah batubara.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan batubara untuk melakukan peningkatan nilai tambah berupa gasifikasi batubara.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan, BUMN harus menjadi pelopor peningkatan nilai tambah batubara.
"Tapi kan sudah tugas nasional kan menyediakan proses added value batu bara. BUMN kan sebagai pionir," kata Bambang, di Jakarta, Jumat (23/11).
Menurut Bambang, peningkatan nilai tambah batubara yang dilakukan perusahaan BUMN akan ditiru perusahaan swasta, sebab itu dirinya mendorong BUMN meningkatkan nilai tambah batubara.
"Bagus dong untuk batubara, itu kan ada added value, kalau itu jadi luar biasa memberi contoh yang lain, supaya perusahaan lain melakukan added value terhadap batubara juga," paparnya.
Bambang mengungkapkan, selama ini peningkatan nilai tambah batubara masih terhambat soal keekonomian, sebab itu masalah tersebut perlu dipecahkan dengan membuktikan peningkatan nilai tambah batubara cukup ekonomis.
"Keekonomian yang harus dibuktikan bahwa ini bisa. Seperti di smelter mineral kan keekonomian juga karena itu alot sekali," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
ESDM Prediksi PNBP Minerba 2018 Capai Rp 43 Triliun
KPK Awasi 'Permainan' Sektor Pertambangan dan Perdagangan Batu Bara
16 Perusahaan di Kaltim Biarkan Lubang Bekas Tambang Menganga
Potensi Kerugian Negara Rp 1,3 T Per Tahun, KPK Tinjau Tambang Batu Bara di Kaltim
ESDM Catat Kontrak 8 Perusahaan Batu Bara PKP2B Akan Habis
2 BUMN gandeng perusahaan Amerika kembangkan produk batu bara RI