Erick Thohir soal Vaksinasi Indonesia Terbanyak di ASEAN: Kita Tidak Berpuas Diri
Indonesia masih harus terus menambah pengadaan vaksin dan mempercepat proses vaksinasi karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak dibanding negara-negara lainnya.
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut bahwa Indonesia sudah menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada 26,9 juta orang hingga saat ini,
Jumlah ini cukup besar dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara seperti Kamboja sebanyak 2,5 juta, Singapura 2,2 juta hingga Malaysia 1,5 juta, demikian menurut Our World In Data per 5 Mei 2021.
Namun demikian, Indonesia masih harus terus menambah pengadaan vaksin dan mempercepat proses vaksinasi karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak dibanding negara-negara lainnya.
"Apakah kita berpuas diri? Tidak, karena kalau dilihat dengan vaksinasi negara besar seperti China, Amerika Serikat, kita masih di bawah, ini harus ditingkatkan," ujar Erick saat menyambut kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-14, Senin (31/5).
Di tahap ke-14, vaksin yang datang bermerk Sinovac dengan jumlah 8 juta bulk. Erick menyampaikan, sejauh ini, Indonesia sudah menerima 75,9 juta dosis vaksin yang cukup untuk memvaksin 37,5 juta orang dengan 2 kali penyuntikan.
Vaksinasi ini digadang menjadi game changer, namun tentunya perlu didukung oleh penerapan protokol kesehatan yang ketat agar dampak positifnya dapat berkelanjutan.
"Dengan percepatan vaksinasi, ekonomi Indonesia juga diharapkan tumbuh lagi. Prediksi tahun ini akan tumbuh lagi seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu 4-5 persen di akhir tahun," kata Erick.
Baca juga:
KIPI adalah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, Ketahui Jenis dan Reaksinya
Pesanan Tahap 14 Tiba, Indonesia Kantongi 75,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19
1.933 Pekerja di Kabupaten Bekasi Terima Vaksin Gotong Royong
Nasib Setelah Vaksinasi
Video Pria di Lengannya Bisa Nempel Sendok Sampai Gembok, Faktanya Bikin Kesal
3.210 Vial Vaksin AstraZeneca akan Disuntikkan ke Personel TNI Polri di Sulsel