LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ekspektasi Moneter Ketat The Fed Meningkat Bikin Rupiah Melemah

Rupiah dibuka di Rp14.510 per USD, melemah tipis dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya di Rp14.500 per USD. Rupiah masih melemah usai pembukaan ke posisi Rp14.550 per USD. Rupiah sempat menguat ke Rp 14.524, namun kembali melemah dan saat ini berada di Rp14.247 per USD.

2021-07-01 10:49:07
Kurs Rupiah
Advertisement

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Kamis (1/7). Rupiah dibuka di Rp14.510 per USD, melemah tipis dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya di Rp14.500 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih melemah usai pembukaan ke posisi Rp14.550 per USD. Rupiah sempat menguat ke Rp 14.524, namun kembali melemah dan saat ini berada di Rp14.247 per USD.

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah seiring meningkatnya ekspektasi pasar akan adanya pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral AS The Fed.

Advertisement

"Rupiah kelihatannya masih akan melemah hari ini setelah penguatan dolar AS karena data tenaga kerja AS versi perusahaan swasta Automatic Data Processing atau ADP dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar semalam," kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (1/7).

ADP menyampaikan terdapat penambahan 692.000 pekerja pada Juni, melebihi ekspektasi pasar 550.000 pekerja. Dengan hasil data tersebut, pasar berekspektasi data tenaga kerja AS versi pemerintah yang akan dirilis pada Jumat (2/7) akan menunjukkan data yang juga lebih bagus dari ekspektasi.

Data tenaga kerja yang membaik menjadi salah satu pertimbangan The Fed untuk mengetatkan kebijakan moneternya, di samping data inflasi. Kebijakan moneter yang lebih ketat tersebut akan mendorong penguatan dolar AS.

Advertisement

Sementara itu dari dalam negeri, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang santer akan diimplementasikan selama Juli, bisa turut memicu pelemahan nilai tukar rupiah. Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke arah Rp14.550 per USD dengan potensi support di kisaran Rp14.450 per USD.

"Kebijakan tersebut bisa berimbas pada pelambatan pemulihan ekonomi nasional. PPKM Darurat memberlakukan pembatasan aktivitas ekonomi yang lebih ketat dari sebelumnya," ujar Ariston.

Baca juga:
Rencana PPKM Mikro Darurat Bawa Rupiah Bergerak Melemah
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.485 per USD
Rupiah Melemah Tertekan Ekspektasi Pengetatan Moneter The Fed
Rupiah Melemah Imbas Peningkatan Covid-19 dan Laporan BPK Soal Utang
Kasus Covid-19 Meningkat, Rupiah Melemah ke Rp14.460 per USD
Mulai Juli, Transaksi Perdagangan Indonesia-China Bisa Gunakan Rupiah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.