Ekspansi bisnis, Sarinah garap pasar online
Direktur Utama PT Sarinah, Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menilai melambatnya pertumbuhan industri ritel Tanah Air disebabkan adanya pergeseran gaya hidup baru yaitu dari offline ke online. Untuk itu, Sarinah akan meluncurkan situs belanja online, sarinah.store untuk mengejar ketertinggalan dari gaya hidup masyarakat.
Direktur Utama PT Sarinah, Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menilai melambatnya pertumbuhan industri ritel Tanah Air disebabkan adanya pergeseran gaya hidup baru yaitu dari offline ke online. Untuk itu, Sarinah akan meluncurkan situs belanja online, sarinah.store untuk mengejar ketertinggalan dari gaya hidup masyarakat Indonesia.
"Insya Allah Sarinah akan buka platform gerai online ya ini kita akan bulan ini mulai launching sarinah.store. Jadi semua bisa melihat Sarinah di genggaman," ujar Gusti usai mengikuti upacara kemerdekaan di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (17/8).
Gusti mengatakan, tidak ada target khusus yang ditetapkan dari proyek sarinah.store tersebut. Namun, dia berharap dengan adanya situs online ini dapat meningkatkan pendapatan Sarinah.
Saat ini, pihaknya fokus untuk mengenalkan Sarinah dalam sebuah aplikasi kepada masyarakat luas. Aplikasi sarinah.store sudah tersedia dan bisa diunduh di telepon pintar.
"Kita mencoba memperkenalkan dulu platform ini kepada masyarakat dan mencoba mendapatkan masukan seperti apa sehingga kita dapat menyempurnakan lagi," jelasnya.
Menurutnya, melambatnya pertumbuhan industri ritel Indonesia bukan penanda melemahnya ekonomi dan daya beli masyarakat. Saat ini, katanya, ekonomi Indonesia sudah tumbuh dengan cukup baik.
"Ini sebenarnya kalau secara makro ekonomi kita kan bagus ya kita harus bangga sebagai orang Indonesia bahwa ekonomi kita tumbuh bagus," kata Gusti.
Selain itu, kata Gusti, saat ini masyarakat cenderung mempunyai prioritas tersendiri untuk membelanjakan uang mereka tidak hanya untuk membeli kebutuhan hidup tetapi juga kepuasan spiritual berupa liburan. "Tadinya belanja pakaian kebutuhan sehari-hari mereka sekarang ke sektor pariwisata seperti itu. Ini memang pergeseran sebenarnya," pungkasnya.
Baca juga:
HUT RI, Pupuk Indonesia renovasi rumah 48 veteran di DKI dan Jabar
Pemerintah diminta turun tangan atasi polemik BUMN panas bumi
Cerita unik di balik pembangunan tol laut ala Jokowi
5 Fakta pesawat buatan PTDI, diremehkan hingga dipakai banyak negara
116 Kendaraan di Lampung dipasang konverter kit
Bos Pertamina beberkan alasan perombakan direksi