LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ekonomi Global Melambat Jika Perang Dagang AS-China Memanas

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi ekonomi global yang saat ini melambat akan semakin lemah apabila perang dagang tak kunjung mereda. Meski demikian, belum dapat dihitung dampak secara keseluruhan terhadap pertumbuhan global.

2019-05-09 16:19:32
Darmin Nasution
Advertisement

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, tarif impor barang China senilai USD 200 miliar akan meningkat menjadi 25 persen pada Jumat. Kondisi tersebut memunculkan anggapan perang dagang antara China dan AS memanas serta belum mendapat titik temu.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi ekonomi global yang saat ini melambat akan semakin lemah apabila perang dagang tak kunjung mereda. Meski demikian, belum dapat dihitung dampak secara keseluruhan terhadap pertumbuhan global.

"Orang kita belum tahu seperti apa persisnya ini semua. Kita tunggu saja dulu. Jangan ditebak-tebak deh. Yang jelas sekarang ini ekonomi dunia sedang melambat dan bisa melambat lagi kalau dia lakukan (Trump menaikkan tarif ke China)," ujar Menko Darmin di Shangrila, Jakarta, Kamis (9/5).

Advertisement

Indonesia sendiri kata Menko Darmin, akan terus mengantisipasi sejumlah kemungkinan yang akan terjadi akibat perang dagang tersebut. Pemerintah akan terus mengupayakan ekspor tetap berjalan meski ekonomi global melemah.

"Kalau mereka bisa menyelesaikan perang dagang ini, semua akan lebih baik, dunia akan normal. Kalau tidak, ya akan ada tekanan bagi dunia, tidak hanya bagi Indonesia, yang sebetulnya sudah mulai dianggap lebih normal belakangan ini," jelasnya.

"Jadi, tergantung seperti apa nanti, katanya perwakilan China juga akan datang ke Washington. (Ekspor) kita tentu punya cara jalan kita sendiri, supaya kita bisa tetap mendorong ekspor," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
Rupiah Diprediksi Melemah Seiring Memanasnya Perang Dagang AS-China
Imbas Ancaman Kenaikan Tarif Produk oleh AS, China Siapkan Pembalasan
Indef: Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 5 Persen, Jangan Salahkan Perang Dagang
IHSG Menguat Usai AS Ancam Naikkan Tarif Produk China
Kritik Trump, Warren Buffet Tegaskan Perang Dagang Buruk Bagi Ekonomi Dunia
Usai Nyoblos Pemilu 2019, Sri Mulyani Langsung Bahas Pertumbuhan Ekonomi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.