LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ekonom mulai khawatir kekurangan penerimaan pajak luar biasa besar

"Apakah Tax Amnesty bisa selesaikan masalah target penerimaan atau belum? Kalau belum harus bagaimana ke depan?"

2016-12-06 14:26:48
Indef
Advertisement

Direktur Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati mengingatkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani untuk segera memperbaiki kredibilitas fiskal Tanah Air. Keuangan negara masih bermasalah, terutama di sektor penerimaan dari pajak.

Menurut Enny, selama dua tahun terakhir, fiskal atau APBN Indonesia memang sudah tidak dibebani oleh subsidi BBM. Namun, masalahnya adalah penerimaan pajak yang tidak sesuai target.

"Shortfall atau kekurangan penerimaan pajak kita luar biasa sehingga pertengahan tahun kemarin, Ibu Sri Mulyani harus dicemberuti oleh tidak hanya K/L tetapi juga Pemda. Apakah Tax Amnesty bisa selesaikan masalah target penerimaan atau belum? Kalau belum harus bagaimana ke depan," kata Enny di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (6/12).

Advertisement

Penerimaan pajak ke depan masih terancam karena perekonomian Indonesia dan dunia belum benar-benar pulih. Target penerimaan pajak belum bisa dinaikkan secara signifikan.

"Kalau kondisi seperti ini, bagaimana ke depan menjaga kredibilitas fiskal. Karena kalau terus menerus menambah utang enggak bisa, meski rasio utang masih aman. Tapi harus hati hati karena defisit keseimbangan primer kita meningkat," pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Hingga akhir tahun, shortfall atau kekurangan penerimaan pajak diprediksi mencapai Rp 219 triliun dari target. Dengan demikian, pemerintah telah sepakat untuk melakukan revisi dari sisi target penerimaan berdasarkan data konkret yang sudah tersedia dari tahun 2013-2015.

Advertisement

"Karena yang menyebabkan rendahnya penerimaan pajak itu kan dari sisi ekonomi nasional, harga komoditas, dan perdagangan internasional. Itu yang harus dilihat," imbuhnya.

"Itulah yang menyebabkan kami mengusulkan untuk diadakan suatu penyesuaian dari sisi target penerimaan pajak meski sudah masuk tax amnesty," pungkasnya.

Baca juga:
Ronaldo dan Mourinho bantah kemplang Pajak
Ronaldo juga tidak bayar pajak di Spanyol?
Di Hari Anti Korupsi, menkeu minta pegawai DJP miliki integritas
Tunggakan sampai Rp 100 miliar, 11 wajib pajak terancam disandera
Bos Kadin: Donald Trump silakan ke Jokowi belajar Tax Amnesty

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.