LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dulu Bernilai Rp 8,5 Triliun, Kini Startup Ini Bangkrut

Startup uBiome yang berfokus di sektor kesehatan harus menyampaikan kabar buruk kepada karyawannya. Perusahaan resmi gulung tikar. Padahal nilai valuasi pasarnya sempat mencapai USD 600 juta atau Rp 8,5 triliun (USD 1 = Rp 14.190).

2019-10-06 06:00:00
Digital Startup
Advertisement

Startup uBiome yang berfokus di sektor kesehatan harus menyampaikan kabar buruk kepada karyawannya. Perusahaan resmi gulung tikar. Padahal nilai valuasi pasarnya sempat mencapai USD 600 juta atau Rp 8,5 triliun (USD 1 = Rp 14.190).

Dilaporkan Business Insider, uBiome akan tutup karena kehabisan dana. Berbagai masalah pun sempat timbul seperti soal validitas ilmiah kinerja mereka, yakni meneliti mikrobioma di kotoran manusia.

"Saya harus berbagi kabar buruk. Kita tidak bisa lagi melanjutkan operasi secara normal karena kita tak memiliki pendanaan," tulis uBiome dalam email kepada pegawainya.

Advertisement

Perusahaan tak bisa memperpanjang utang yang mendanai mereka kala bangkrut. Perusahaan pun mengangkat wali amanat (trustee) untuk proses likuidasi.

Sebelumnya, uBiome mengajukan ke bab 11 hukum kebangkrutan AS, mereka pun mencari pembeli untuk mengambil alih aset, menyelamatkan pekerjaan dan agar bisnis inti tetap berjalan. Kini, mereka berganti ke bab 7, yakni penutupan perusahaan.

Startup ini menyebut bisa memberikan insight terbaru soal mikrobioma yang diperiksa melalui kotoran pasien. Tetapi, beredar isu bahwa ada masalah pada sains perusahaan itu. Pihak perusahaan pun melakukan investigasi internal.

Advertisement

Pada April lalu, startup ini digeledah FBI karena mengirim tagihan ke pelanggan untuk biaya hasil tes lab terbaru. Namun, tes itu dilakukan tanpa sepengetahuan si pelanggan. Tagihannya bisa mencapai USD 3.000 (Rp 42,5 juta).

Sumber: Liputan6
Reporter: Tommy Kurnia

Baca juga:
Jumlah Pesanan Go-Food Diklaim Meningkat 133 Persen
Menristekdikti Targetkan Startup Binaan di 2024 Capai 4.900
Platform BIG Agent Beri Peluang Lansia Bersaing di Era Ekonomi Digital
Telkomsel: Indonesia Perlu Siapkan Diri Hadapi Perkembangan Teknologi
Grab Sebut Layanan GrabWheels Mulai Banyak Diminati
Sribu.com: 6 Faktor Penting Kesuksesan Bisnis Online
Kata.ai Gelar Hackaton KataHack Mencari Inovasi AI

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.