DPR sebut harga daging sapi tingkat peternak malah turun
Pemerintah harus bisa membuat harga daging sapi mereda. Termasuk biaya untuk penggemukan sapi di tingkat peternak.
Memasuki bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri fenomena melambungnya harga daging sapi nampak seperti hal biasa. Sayangnya, kendati di tingkat konsumen harga daging sapi naik, hal itu tidak terjadi di kalangan peternak.
Anggota Komisi IV DPR Khilmi mengatakan harga di tingkat peternak justru turun.
"Karena petani kita ini masih memelihara sapi cuma satu, dua, tiga aja, belum seperti perusahaan yang ada di perusahaan-perusahaan di luar negeri," ujar Khilmi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (10/6).
Menurutnya, tingginya harga daging sapi di bulan Ramadan ini akibat ketidaksiapan pemerintah mengatasi harga pangan.
"Ya kalau operasi pasar untuk spot-spot aja. Sebetulnya itu kalau menurut saya itu adalah hal yang tidak bagus, karena setiap waktu akan terjadi kayak begini," kata Khilmi.
Menurut politikus Partai Gerindra ini, pemerintah harus bisa membuat harga daging sapi mereda, termasuk segala biaya untuk penggemukan sapi di tingkat peternak.
"Jadi kalau itu bisa dilakukan, Insya Allah harga daging dan petani bisa sama-sama untung," ungkapnya.
Baca juga:
Menteri Rini: Soal penurunan harga daging, masih coba terus
Indef pesimistis operasi pasar bikin harga daging sapi Rp 80 ribu/kg
Hati-hati, jual daging di atas harga dipatok Jokowi akan disanksi
PPSU dan pemegang KJP diberi daging subsidi Rp 39 ribu per kilogram
Harga daging sapi di Solo masih bertahan Rp 120.000 per Kg