DPR: Meski sudah kucurkan KUR, UMKM masih begitu-begitu saja
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Bambang Haryo Soekartono, menyindir kinerja Kementerian Koperasi dan UKM. Sebab, hingga saat ini belum terlihat kemajuan yang signifikan dari program-program yang dikeluarkan, salah satunya UMKM.
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Bambang Haryo Soekartono, menyindir kinerja Kementerian Koperasi dan UKM. Sebab, hingga saat ini belum terlihat kemajuan yang signifikan dari program-program yang dikeluarkan.
Salah satunya mengenai perkembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia yang dinilai belum menunjukkan peningkatan, meski sudah diberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kemarin ada yang alasan sudah mengeluarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tapi itu kan modalnya. Kita punya 57 juta UKM di Indonesia yang butuh sosialisasi dan dinaikan derajatnya. Sampai sekarang masih begitu-begitu saja. Mereka harus jadi UKM handal," ujarnya di ruang rapat komisi VI, DPR, Jakarta, Rabu (21/9).
Sekedar informasi, hingga bulan Agustus, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 67 triliun ke 2,9 juta debitur. Bank BRI masih menjadi bank penyalur KUR terbesar dengan total penyaluran Rp 48,7 triliun dengan 2,7 juta debitur.
"Ini tugas berat sekali. Apa kerjanya ini Kemenkop? Padahal jangkauan UMKM banyak," tuturnya.
Haryo meminta agar AAGN Puspayoga selaku Menteri Koperasi dan UKM ke depannya bisa memanfaatkan anggaran dalam RAPBN 2017 sebesar Rp 1,1 triliun dengan baik. "Kinerjanya harus kelihatan dengan anggaran yang besar," tandasnya.
Baca juga:
Hingga Agustus 2016, penyaluran KUR BRI capai Rp 48 T
Ini hambatan dan solusi BI kembangkan sektor UMKM
BI: Penyaluran kredit UMKM RI masih rendah dibanding Thailand
Dorong perekonomian negeri, Menko Puan minta kredit UMKM dipermudah
Pengusaha ini bongkar kondisi terkini UMKM Tanah Air
Pemerintah tambah 12 bank dan LKBB penyalur KUR
Keakraban Jokowi dan Jack Ma saat berkunjung ke markas Alibaba Group