LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dorong Pemanfaatan Teknologi, Jokowi Indikasikan Jumlah PNS Mulai Dirampingkan

Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal terkait pemanfaatan teknologi untuk mempermudah tata kelola pemerintahan. Ini dilakukan salah satunya guna mendorong efisiensi melalui perampingan jumlah PNS. Menurutnya, penting dalam memanfaatkan teknologi terbaru untuk mempermudah hal-hal yang dulu menyulitkan dan lamban.

2019-08-16 13:21:22
PNS
Advertisement

Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal terkait pemanfaatan teknologi untuk mempermudah tata kelola pemerintahan. Hal ini dilakukan guna mendorong efisiensisalah satunya melalui perampingan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurutnya, penting dalam memanfaatkan teknologi terbaru untuk mempermudah hal-hal yang dulu menyulitkan dan lamban. Peluang ini digunakan untuk melakukan penyederhanaan dalam orientasi kerja pemerintahan. Penyederhanaan ini nantinya akan diikuti dengan penyederhanaan organisasi.

"Organisasi yang tumpang tindih fungsinya harus digabung. Pekerjaan administrasi yang bisa dilakukan oleh komputer dan oleh kecerdasan buatan Artificial Intelligence, harus mulai dilepas. Oleh karena itu, jumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien dan tidak relevan harus mulai dipangkas," ujar Presiden Jokowi Widodo di Gedung DPR, Jumat (16/8).

Advertisement

Hal tersebut disampaikan demi mewujudkan visi Indonesia Maju. Dirinya juga menuturkan jika kualitas dan kultur aparat, seperti birokrat, TNI, Polri, dan pejabat BUMN juga harus berubah.

"Kita tidak kompromi kepada aparat yang tidak melayani dan tidak turun ke bawah. Sebaliknya, kita cari dan kita apresiasi aparat yang selalu menebarkan optimisme, melakukan smart shortcut, dan tentunya sepenuh hati melayani rakyat," ucapnya.

Oleh sebab itu, manajemen tata kelola serta sistemlah yang harus dibangun. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik bukan diukur dari prosedur yang panjang dan prosedur ketat.

Advertisement

Namun, tata kelola pemerintahan yang baik tercermin dari prosedur yang cepat dan sederhana. Juga, membuka ruang terobosan-terobosan dan mendorong lompatan-lompatan.

"Orientasi kerja pemerintahan, orientasi kerja birokrasi, pelaksana (PNS), orientasi kerja birokrasi pengawas, haruslah orientasi pada hasil. Sekali lagi harus berorientasi pada hasil," tegasnya dalam pidato kenegaraan.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia

Baca juga:
Ini Fasilitas Wisma Atlet yang Jadi Rumah Dinas PNS
Mendagri Soal ASN Kerja dari Rumah: Terpenting Pelayanan Tak Terganggu
Demi Perbaikan Sistem, Ombudsman Tetap Lanjutkan Laporan drg Romi
168 ASN Terlibat Korupsi Belum Diberhentikan Kemendagri
Anies Akan Sesuaikan Aturan Jika Wacana PNS Kerja dari Rumah Resmi
Mengupas Wacana Kebijakan PNS Bekerja dari Rumah
Soal Wacana PNS Kerja dari Rumah, Pemerintah Siapkan Teknologi Pendukung

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.