LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dorong kesejahteraan petani tebu, Menteri Rini tinjau pabrik gula Gempolkrep

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, sebagai bentuk dukungannya kepada kesejahteraan petani tebu di Jawa Timur. Kunjungan ini sekaligus menandai dimulainya musim giling di 2018.

2018-05-14 20:00:00
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, sebagai bentuk dukungannya kepada kesejahteraan petani tebu di Jawa Timur. Kunjungan ini sekaligus menandai dimulainya musim giling di 2018.

"Keberadaan PG Gempolkrep ini tentunya dapat mendorong produktivitas panen yang pada akhirnya juga mendorong perbaikan kesejahteraan petani. Harapan saya, dengan keberadaan pabrik ini, petani di sini lebih sejahtera dan mendapatkan kemudahan dan manfaat," ujar Rini melalui keterangan resminya, Senin (14/5).

Untuk musim giling tahun 2018, PG Gempolkrep menargetkan produksi 87.503 ton Gula Kristal Putih dengan tebu digiling sebanyak 1.082.200 ton. Target ini meningkat dibandingkan dengan produksi sebelumnya sebesar 71.149 ton Gula Kristal Putih dan 870.509 ton tebu di giling pada tahun 2017.

Advertisement

Berbagai upaya dan pengembangan terus dilakukan oleh PTPN X dalam mendorong produktivitas dan peningkatan kapasitas giling PG Gempolkrep. Hasilnya, kapasitas giling PG Gempolkrep saat ini tercatat meningkat menjadi 7.200 Ton Cane per Day (TCD) dari sebelumnya 6.500 TCD.

Selain meninjau kesiapan giling, Rini juga berkesempatan melihat secara langsung mekanisasi tebangan dan normalisasi saluran yang sudah dilakukan di PG Gempolkrep sebagai upaya mendorong produktivitas tebu.

Mekanisasi tebangan telah dilakukan oleh PTPN X sejak tahun 2011 dan terus dikembangkan hingga mekanisasi menjadi penuh dapat diterapkan di sisi pengelolaan on farm. Saat ini, alat mekanisasi yang ada di PG Gempolkrep adalah chopped harvester dengan kapasitas 100 ton per hari dan grab loader yang memiliki kapasitas 80 ton per hari. Kedua alat ini membuat proses tebang, muat, dan angkut tebu menjadi lebih efektif dan efisien.

Advertisement

Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo menambahkan, perseroan tidak hanya berfokus pada pengelolaan on farm saja, namun juga senantiasa meningkatkan pelayanan kepada petani di semua pabrik gulanya, termasuk PG Gempolkrep. PTPN juga berperan sebagai penjamin kredit kepada petani, memberikan bantuan bibit dan pupuk organik, bantuan kawalan budidaya, hingga bantuan perbaikan saluran irigasi.

"Tahun 2018 ini, PG Gempolkrep akan menggelontorkan dana sinergi BUMN sebesar Rp 179 Miliar untuk bantuan kredit kepada petani. Mekanisme penyalurannya melalui KUR Bank Himbara. Sebagai perwujudan dari BUMN Hadir Untuk Negeri, kami terus berupaya mendorong produktivitas tebu dan kesehjateraan petani," ujarnya.

Pabrik Gula Gempolkrep dibangun oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X sejak tahun 1912 di atas luas areal lahan 28,75 hektare (ha) dengan jumlah petani tebu tercatat sebanyak 4.275 orang.

Baca juga:
Bulog bakal jual beras sachet mulai Rp 2.000 per bungkus
Marak teror bom di Surabaya, perbankan pastikan tak ada penarikan dana besar-besaran
Genjot fee based income dan penerimaan pajak, BTN luncurkan Kartu NPWP Pintar
Bulog siap sebar 10.000 ton beras melalui operasi pasar
Ini strategi bos Pertamina hadapi pelemahan nilai tukar Rupiah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.