Disokong pendapatan iklan antv, IMC catat laba 2013 Rp 118 M
Sepanjang 2013 pendapatan iklan di antv diperkirakan meningkat 25,8 persen menjadi Rp 65,9 triliun.
PT Intermedia Capital Tbk (IMC) catat kenaikan pendapatan sebesar 36,8 persen menjadi Rp 835,5 miliar dibandingkan pendapatan 2012 sebesar Rp 610,8 miliar. EBITDA sepanjang 2013 tumbuh sebesar 64,4 persen mencapai Rp 280,7 miliar.
Dengan pertumbuhan pendapatan dan EBITDA tersebut, IMC mencatat laba bersih 2013 meningkat 173,6 persen menjadi Rp 118,9 miliar dibandingkan 2012 sebesar Rp 43,5 miliar.
Presiden Direktur IMC Erick Thohir mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan 2013 didorong oleh pertumbuhan belanja iklan bersih di industri media. Sepanjang 2013 pendapatan iklan di antv diperkirakan meningkat 25,8 persen menjadi Rp 65,9 triliun.
"Selain memanfaatkan momentum event Piala Dunia 2014, ke depannya IMC tetap mengandalkan peluncuran program-program baru yang diproduksi secara in-house untuk terus meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan," kata Erick dalam siaran pers, Kamis (10/4).
Selain mampu memaksimalkan marjin laba, produksi in-house juga memberikan keleluasaan dalam pengendalian mutu produk. Perseroan juga lebih fleksibel untuk beradaptasi dengan tren dan perubahan di pasar serta menyesuaikan diri dengan keinginan pemirsa. Pada akhir 2013 jumlah produksi in-house antv sudah mencapai 68 persen.
"Tahun ini produksi in-house antv kami targetkan dapat meningkat hingga 75 persen, sehingga biaya produksi akan semakin efisien," tambah Erick.
Pada tanggal 11 April 2014 IMC akan melakukan pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Induk perusahaan televisi antv ini mencatatkan sebanyak 392,15 juta saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dengan harga perdana sebesar Rp 1.380 per saham.
Dari hasil IPO ini IMC memperoleh dana sebesar Rp 541,1 miliar. Dana tersebut selanjutnya akan digunakan untuk pengembangan dan belanja modal perseroan seperti pembangunan fasilitas studio yang terintegrasi, pembayaran sebagian utang kepada VIVA dan untuk memperkuat modal kerja.
Baca juga:
Erik Thohir klaim antv tak terbelit utang
Acara penawaran saham ANTV didatangi investor gadungan
Harga saham perdana ANTV terlalu mahal
Pemilu dan Piala Dunia, induk usaha antv targetkan laba Rp 200 M
Induk usaha antv jual 15 persen saham buat bayar utang VIVA