LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dicopot Dari Direksi PGN, Said Reza Pahlevy Jadi Dirkeu Pertamina?

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso mengatakan, pencopotan Said Reza Pahlevy dari jabatan direktur keuangan PGN karena akan ditugaskan ke PT Pertamina (Persero).

2019-08-30 17:25:16
Pertamina
Advertisement

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan Gas Negara (PGN) memutuskan merombak jajaran direksi, salah satunya Said Reza Pahlevy dari jabatan Direktur Keuangan.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso mengatakan, pencopotan Said Reza Pahlevy dari jabatan direktur keuangan PGN karena akan ditugaskan ke PT Pertamina (Persero).

"Kebetulan juga tadi pak Reza akan mendapat penugasan baru di Pertamina," kata Gigih usai RUPSLB 2019 di Jakarta, Jumat (30/8).

Advertisement

Menurut Gigih, Said Reza Pahlevy Memiliki pengalaman dibidang keuangan perusahaan, tentunya penugasan baru di Pertamina juga akan berkutat pada keuangan induk holding migas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

"Kan beliau background keuangan tentu difungsi keuangan," tuturnya.

Namun ketika dikonfirmasi penugasan Said Reza Pahlevy akan menggantikan Pahala N Mansury yang saat ini menjabat sebagai Direktur Keuangan Pertamina, Gigih langsung menampiknya. "Bukan (menggantikan Pahala N Mansury). Ngaco ih," tandasnya.

Advertisement

Adapun direksi yang mengalami perombakan yang diputuskan dalam RUPSLB 2019 adalah

-Direktur Keuangan yang sebelumnya dijabat Said Reza Pahlevy digantikan Arie Nobelta Kaban

- Direktur‎ Komersial sebelumnya dijabat Danny Praditya digantikan Dilo Seno Widagdo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Infrastruktur dan Teknologi.

Kemudian Direktur Infrastruktur dan Teknologi dijabat oleh Redy Ferryanto

Menurut Gigih, perombakan direksi tersebut merupakan keputusan pemegang saham seri a, berdasarkan evaluasi yang sudah dilakukan pemegang saham tersebut.

"Ini adalah wewenang pemegang saham seri a, tentunya ada alasan untuk itu. Inu mungkin jg hasil review pemegang saham seri a," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pertamina Sebut Kenaikan Harga BBM per 30 Agustus 2019 Hoaks
Pertamina Masif Cari Sumur Migas Baru di Luar Negeri
Pertamina Masih Kaji Pembangunan Infrastruktur Energi di Ibu Kota Baru
Pertamina Andalkan Digitalisasi Genjot Daya Saing dan Pendapatan
Temui Raja Malaysia, Jokowi Mau Pertamina Petronas Garap Proyek di Negara Lain
ESDM Menangkan Pertamina Cs dalam Lelang Blok Migas Tahap 2

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.