LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Di IBDExpo, rogoh Rp 50.000 pengunjung bisa rasakan menembak senjata laik tentara

Di IBDExpo, rogoh Rp 50.000 pengunjung bisa rasakan menembak senjata laik tentara. Semua senjata api dan amunisi yang digunakan asli. Di hari pertama, mereka telah melayani hampir 100 orang penembak dadakan. Pindad ingin mengenalkan bahwa tata cara penggunaan senjata haruslah sesuai prosedur yang benar.

2017-09-21 20:00:00
PT Pindad
Advertisement

PT Pindad menyediakan booth istimewa untuk pengunjung Indonesia Business and Development Expo atau yang dikenal dengan nama IBD Expo 2017. Dengan membayar Rp 50.000, pengunjung bisa merasakan sensasi menembak senjata. Semua senjata api dan amunisi yang digunakan asli.

Corporation Secretary PT Pindad, Bayu A Fiantoro, mengatakan awalnya mereka tidak ingin mematok tarif. Namun, hal tersebut perlu dilakukan agar antusiasme pengunjung tidak terlalu membludak.

"Pengennya free (gratis) cuma balik lagi kalau free nanti semua orang pengen nembak. Ini bayar Rp 50.000 aja ngantre. Jadi mngantisipasi jumlah pengunjung yang ingin mencoba," kata Bayu, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (21/9).

Bayu mengungkapkan, di hari pertama, mereka telah melayani hampir 100 orang penembak dadakan. Pendaftaran dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Akan tetapi, dianjurkan untuk mendaftar lebih awal karena setelah daftar kita masih harus masuk daftar tunggu.

"Mereka cuma buka sampai pukul 17.00 WIB karena ada aturan batas waktu penggunaan senjata. Senjata-senjata tersebut harus diistrihatkan supaya tidak panas. Adapun jenis pistol yang digunakan adalah G2 Elite dan G2 Combat yang masing-masing berkapasitas 15 peluru. Perbedaan keduanya hanya terletak pada panjang laras, Combat sedikit lebih panjang dibanding Elite."

Bayu mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut, Pindad ingin mengenalkan bahwa tata cara penggunaan senjata haruslah sesuai prosedur yang benar. "Pengen masyarakat bisa ngerasain," ujarnya.

Baca juga:
PT Pindad siap penuhi 100 medium tank alutsista TNI AD
Diangkat Rini jadi komisaris Pindad, ini kata Wakapolri
Menteri Rini tunjuk Wakapolri jadi komisaris Pindad
Yordania 'naksir' produk senjata buatan Pindad
Pindad gandeng Swedia produksi rudal dan radar canggih
Pindad kenalkan Sanca, kendaraan baja anti-ranjau pertama di NKRI
Hebatnya alat tempur buatan anak bangsa hingga jadi pertama di dunia

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.