Di hari kemerdekaan, Rupiah melemah ke level Rp 13.124 per USD
Rupiah dibuka di Rp 13.103 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (17/8). Rupiah dibuka di Rp 13.103 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin Rp 13.085 per USD.
Mengutip data Bloomberg, usai pembukaan Rupiah sempat menguat ke Rp 13.093 per USD. Namun, setelah itu kembali melemah dan menyentuh level Rp 13.124 per USD.
Bank Indonesia mencatat pada Juni 2016, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mengalami penguatan atau apresiasi sebesar 3,4 persen (mtm) ke level Rp 13.213 per USD. Hal ini dipengaruhi mulai meredanya ketidakpastian kenaikan Fed Fund Rate (FFR), terbatasnya dampak Brexit dan meningkatnya sentimen positif atas pengesahan UU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan, dampak Brexit terhadap Rupiah cenderung terbatas, dibandingkan dengan mata uang lainnya dan hanya berlangsung singkat.
"Penguatan kembali Rupiah didorong oleh persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik," ujar dia.
Menurutnya, penguatan ini juga sejalan dengan pengesahan UU Pengampunan Pajak, perbaikan kondisi makro ekonomi serta perkiraan penundaan kenaikan FFR oleh The Fed.
"Penguatan tersebut sejalan dengan aliran masuk modal asing yang kembali meningkat setelah sempat sedikit terkoreksi akibat Brexit," jelas dia.
Baca juga:
Ini alasan pemerintah yakin ekonomi RI tumbuh lebih tinggi di 2017
Pimpin upacara HUT RI, Menkeu Sri Mulyani tampil cantik berkebaya
Target pajak 2017 Rp 1.459 T, pemerintah andalkan sektor nonmigas
Indeks inovasi global 2016: RI tertinggal dari 5 anggota Asean
Bos Bappenas beberkan strategi kejar pertumbuhan ekonomi 2017
Ini rincian besaran anggaran untuk semua kementerian di 2017
Pemerintah Jokowi alokasikan dana subsidi Rp 174,9 triliun di 2017