Di Depan Puluhan Dubes, Menko Darmin Banggakan Kemiskinan Turun Secara Konsisten
Dalam pertemuan ini, Menko Darmin memaparkan perkembangan ekonomi RI dari masa ke masa. Termasuk peningkatan investasi dan infrastruktur yang terus dikebut oleh pemerintah.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution malam ini mengundang puluhan duta besar di kantornya, Rabu (6/2). Dalam pertemuan tersebut, Menko Darmin memberikan arahan terkait peningkatan diplomasi ekonomi dan peningkatan ekspor serta investasi.
Dalam pertemuan ini, Menko Darmin memaparkan perkembangan ekonomi RI dari masa ke masa. Termasuk peningkatan investasi dan infrastruktur yang terus dikebut oleh pemerintah.
Selain itu, dia juga membanggakan tingkat kemiskinan yang angkanya berhasil diturunkan hingga satu digit.
"Tingkat kemiskinan turun secara konsisten, distribusi pendapatan gini rasio turun dengan konsisten, artinya membaik," kata Menko Darmin.
Selain itu, dia juga menyebutkan jumlah pengangguran mengalami penurunan. Diiringi oleh inflasi yang selalu stabil dan terjaga. "Tingkat inflasi turun dengan konsisten, belum pernah dalam sejarah kita tingkat inflasi 3,5 persen lebih kurang berturut-turut. Belum pernah itu. Jaman orde baru itu double digit inflaisnya 12 persen, 11 persen karena infrastrukturnya jelek," ujarnya.
Melihat faktor-faktor tersebut, Menko Darmin menegaskan bahwa perekonomian Indonesia mengalami perbaikan yang signifikan.
"Itu boleh dikatakan pertumbuhan ekonomi kita perkembangannya dan kualitasnya baik. Karena enggak mudah itu gabung semuanya membaik sekaligus. Paling tidak pemerataannya tidak baik. Tapi ini semuanya membaik," tutupnya.
Baca juga:
Laju Penurunan Kemiskinan Era Jokowi Dinilai Paling Lambat
Strategi Bappenas Kejar Target Indeks Pembangunan Manusia 71,98 persen di 2019
Senyum Pemulung Burhanudin Ketiga Anaknya Kini Bisa Bersekolah
Dua Anak Yatim Miskin di Nias Utara Alami Gizi Buruk
Kisah Miris Warga Kukar, Penghasilan Rp 200 Ribu/Bulan & Anak Tak Bisa Sekolah
Kisah Pilu Ibu dan Anak di Serang Berjuang Melawan Tumor dalam Keterbatasan