Desember 2017, tiga bank swasta terbitkan uang elektronik
Pemerintah terus berupaya meningkatkan sistem pembayaran tol secara non tunai. Saat ini, tercatat bank-bank pelat merah atau Himbara (Himpunan Bank Negara) plus BCA telah menerbitkan uang elektronik.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan sistem pembayaran tol secara non tunai. Saat ini, tercatat bank-bank pelat merah atau Himbara (Himpunan Bank Negara) plus BCA telah menerbitkan uang elektronik.
Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky P. Wibowo mengatakan pada Desember nanti ada tiga bank lagi yang turut masuk dalam bisnis uang elektronik yang bisa digunakan untuk pembayaran gerbang tol.
Pungky menyebutkan ketiga bank tersebut antara lain, Bank Mega, Bank Nobu, dan Bank DKI. Adapun, proses dengan ketiga bank tersebut saat ini sedang ada di tahap Proof of Concept (PoC).
"Program ada 5, himbara dan 1 swasta, BCA. Desember akan tambah 3 lagi Bank Mega, Bank Nobu dan Bank DKI," ungkapnya di Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (23/10).
Dengan adanya kebijakan Gerbang Pembiayaan Nasional tentu setiap pelaku bisnis diberikan kesempatan untuk ambil bagian dalam proses mendorong pertumbuhan transaksi non tunai. Pungky berharap dengan makin banyaknya pemain di bisnis uang elektronik pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin luas dan kepuasan masyarakat meningkat.
"Tujuannya adalah konsumen. Konsumen diutamakan. Tidak ada rente ekonomi, harga yang wajar, tidak ada monopoli," jelasnya.
Baca juga:
Mensos Khofifah: PKH paling efektif turunkan kemiskinan dan ketimpangan
Menko Puan bangga Indeks Pembangunan Manusia tumbuh tinggi & ketimpangan terus turun
Mulai hari ini, pesan taksi online bisa di terminal 1 dan 2F Bandara Soekarno-Hatta
Cara anyar pemerintah dorong transparansi pendapatan perusahaan
Di gardu tol akan ada jalur untuk pengisian ulang uang elektronik
Pembayaran tol non-tunai secara nasional capai 88 persen