LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Daya beli masyarakat di 2018 diperkirakan masih melemah, ini penyebabnya

Enny mengungkapkan, salah satu faktor penyebab daya beli masih lesu di tahun depan adalah masih tingginya angka pengangguran.

2017-12-04 18:40:00
Daya beli masyarakat
Advertisement

Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Enny Sri Hartati memperkirakan daya beli masyarakat Indonesia di 2018 masih belum mengalami perbaikan. Artinya, artinya daya beli masyarakat masih akan lesu.

Dia mengungkapkan, salah satu faktor penyebab daya beli masih lesu di tahun depan adalah masih tingginya angka pengangguran.

"Ketersediaan lapangan kerja masih di bawah capacity (kapasitas) atau kebutuhan, artinya banyak pengangguran terselubung yang sumber pendapatannya terbatas. Kalau begitu, maka indeks keyakinan mendapatkan pekerjaan kan masih 80 persen kan sekarang, ini akan pengaruhi daya beli masyarakat di 2018," kata Enny, dalam sebuah acara diskusi, di Jakarta, Senin (4/12).

Advertisement

Enny menjelaskan, ketersediaan lapangan kerja sangat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Sementara itu, persoalan lapangan kerja masih belum menunjukkan perbaikan. "Nah ini lapangan kerja sudah akhir tahun masih ada masalah," ujarnya.

Selain itu, faktor yang mempengaruhi daya beli masyarakat adalah stabilitas harga kebutuhan barang pokok.

"Lalu stabilnya harga kebutuhan pokok, apalagi sekarang PLN mau ada penyederhanaan segala macam. Sekarang berbagai macam infrastruktur dibangun, sektor riil kita terpuruk, infrastruktur ini layani siapa? kan impor-impor semua ini."

Advertisement

Baca juga:
Pembangunan infrastruktur Jokowi tak serap tenaga kerja, buat daya beli melemah
Jokowi: Sekarang ramai penurunan daya beli, kita tak sadar banyak model bisnis baru
Survei: Lebih selektif belanja, daya beli masyarakat menengah atas masih positif
Jokowi beberkan bukti bahwa daya beli masyarakat Indonesia tak turun
Daya beli masyarakat turun 40 persen, anggota DPR ini kritik Presiden Jokowi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.