LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Data BPS: Upah Harian Buruh Tani Naik Jadi Rp55.503

Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan upah nominal harian buruh tani nasional pada Juni 2020 naik sebesar 0,19 persen dibanding Mei 2020. Yakni dari Rp55.396 naik menjadi Rp55.503 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen.

2020-07-15 14:32:13
Petani
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan upah nominal harian buruh tani nasional pada Juni 2020 naik sebesar 0,19 persen dibanding Mei 2020. Yakni dari Rp55.396 naik menjadi Rp55.503 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen.

"Untuk di pedesaan indeks konsumsinya rumah tangganya pada Juni ini mengalami inflasi sebesar 0,08 persen, sehingga secara riil upah buruh taninya meningkat sebesar 0,11 persen," ujar Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto dalam siaran persnya di BPS, Rabu (15/7/2020).

Adapun upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Juni 2020 naik 0,06 persen dibanding upah Mei 2020. Yakni dari Rp89.684,00 menjadi Rp89.737,00 per hari. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,12 persen.

Advertisement

Sebagai informasi, upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

Upah riil buruh/pekerja ini menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.

Sementara upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.

Advertisement

Baca juga:
Kisah Pilu Ratusan Petani Sumut Digusur Paksa Korporasi, Jalan Kaki ke Jakarta
Dukung Kinerja Kementan, Begini Cara Mahasiswa Bantu Para Petani Saat Pandemi
Ekosis Diharapkan Genjot Sektor Agribisnis di Indonesia
NTP Rendah, Pendapatan Petani Lebih Rendah dari Pengeluaran
Kisah Pilu Petani Rumput Laut Terdampak Pembangunan PLTU, Rugi Ratusan Juta Rupiah
Mendes Catat 88 Persen Penerima BLT Dana Desa Petani

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.