LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Data BPS: Jumlah Pengangguran di Indonesai Mencapai 7,86 Juta Jiwa

Meski menurun, angka pengangguran di periode Agustus 2023 tersebut masih tergolong tinggi dibandingkan era sebelum pandemi Covid-19.

Senin, 06 Nov 2023 14:47:00
bps
Data BPS: Jumlah Pengangguran di Indonesai Mencapai 7,86 Juta Jiwa (merdeka.com)
Advertisement

Sementara itu, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2023 mencapai 147,71 juta jiwa. Angka ini naik sebanyak 3,99 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Curhat Istri Nikah dengan Anak Mami: Dicerai Saat Hamil Setelah 10 Tahun Berumahtangga, Suami Pengangguran Suruh Istri Jual D © 2023 maverick

Data BPS: Jumlah Pengangguran di Indonesai Mencapai 7,86 Juta Jiwa

Data BPS: Jumlah Pengangguran di Indonesai Mencapai 7,86 Juta Jiwa

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia mencapai  7,86 juta jiwa atau 5,32 persen di periode Agustus 2023.

Angka pengangguran ini turun sebesar 0,54 persen poin dibanding Agustus 2022.

"Jumlah pengangguran turun dibandingkan Agustus 2022 yang mencapai 8,42 juta jiwa," kata Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/11).

Meski menurun, angka pengangguran di periode Agustus 2023 tersebut masih tergolong tinggi dibandingkan era sebelum pandemi Covid-19. Pada  Agustus 2019, tercatat jumlah pengangguran hanya mencapai 7,10 juta jiwa.

Suasana kepadatan permukiman penduduk antara gedung perkantoran di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2019, kepadatan penduduk DKI Jakarta secara umum mencapai 15.938 jiwa per kilometer persegi. (Liputan6.com/Faizal Fanani) © 2023 liputan6
Petugas BPS menunjukan jumlah masyarakat yang telah melakukan sensus penduduk online di Gedung BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020). BPS telah memulai pendataan Sensus Penduduk pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020 yang dapat diakses dengan perangkat yang terhubung internet. (Liputan6.com/Faizal Fanani) © 2023 liputan6

"Jumlah dan tingkat pengangguran  (Agustus 2023) ini masih relatif lebih tinggi jika dibandingkan sebelum pandemi," tegasnya.

Sementara itu, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2023 mencapai 147,71 juta jiwa. Angka ini naik sebanyak 3,99 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Advertisement
Gedung bertingkat mendominasi kawasan ibu kota Jakarta pada Selasa (30/7/2019). Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama dengan pemerintah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran angka 5,2% pada 2019 atau melesat dari target awal 5,3%. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2023 liputan6

"Adapun, lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum sebesar 1,18 juta orang," kata Amalia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membeberkan imbas negatif bonus demografi yang dialami Indonesia. Salah satunya sulit mencari pekerjaan. 

Jokowi mencontohkan salah satu negara di Afrika, di mana lulusan S2 lebih banyak yang menganggur. Atas permasalahan tersebut, dia meminta harus ada perencanaan, strategi dan visi taktis. 

Advertisement
Suasana pertemuan Pemerintah Indonesia dengan Turki di di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/7/2015). Kunjungan kenegaraan ini untuk mempererat hubungan bilateral antar kedua negara. (Liputan6.com/Faizal Fanani) © 2023 liputan6

Masalah pengangguran ternyata tak hanya dialami Indonesia. Ternyata. jutaan anak muda juga menganggur meskipun dia berada di negara maju.

Curhat Istri Nikah dengan Anak Mami: Dicerai Saat Hamil Setelah 10 Tahun Berumahtangga, Suami Pengangguran Suruh Istri Jual D © 2023 maverick

Kira-kira mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Curhat Istri Nikah dengan Anak Mami: Dicerai Saat Hamil Setelah 10 Tahun Berumahtangga, Suami Pengangguran Suruh Istri Jual D © 2023 maverick

Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah alasan mengapa banyak anak muda yang memilih atau justru terpaksa menganggur meski berada di negara maju:

1. Ingin 'Istirahat'

Menurut data Straits Times, 1,26 juta dari 8,41 juta anak muda usia 15 hingga 29 tahun menganggur di Korea Selatan, di mana 53,8 persen di antaranya merupakan lulusan sarjana.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Korean Herald, 997 ribu di antaranya memilih untuk menganggur karena ingin istirahat.

Sementara yang ingin bekerja membutuhkan waktu 10 bulan untuk mendapatkan pekerjaan, karena lowongan pekerjaan yang tersedia hanya sedikit dan tidak sebanding dengan jumlah lulusan sarjana baru.

2. Fenomena 'Full Time Children'

Advertisement
Curhat Istri Nikah dengan Anak Mami: Dicerai Saat Hamil Setelah 10 Tahun Berumahtangga, Suami Pengangguran Suruh Istri Jual D © 2023 maverick

Istilah ini pertama kali muncul di media sosial China, Douban akhir tahun lalu. Menurut seorang profesor Universitas Peking, Zhang Dandan, ada sekitar 16 juta anak muda yang memilih untuk menjadi 'Full Time Children' dan tidak aktif mencari pekerjaan.

3. Sulit Mendapatkan Pekerjaan

Berdasarkan data Statista, jumlah pengangguran di India didominasi oleh lulusan sarjana. Bahkan, baru-baru ini viral berita mengenai seorang pria bernama Sanil yang memiliki dua gelar sarjana dan master namun harus bekerja sebagai tukang sapu sekolah.

Dari pekerjaan ini, Sanil hanya mendapatkan gaji sekitar Rp1,2 juta. Hal ini mau tidak mau diterima olehnya karena mencari pekerjaan di negara tersebut tidaklah mudah.
4. Biaya Hidup yang Meningkat

Dalam 2 tahun terakhir, tingkat pengangguran di Inggris mencapai 4,3 persen. Hal ini diperparah oleh biaya hidup yang makin tinggi.

Akibatnya, banyak perempuan di Inggris yang terlibat prostitusi untuk memenuhi biaya hidupnya, termasuk tagihan air, listrik dan tagihan lainnya yang kian menunggak.
Berita Terbaru
  • 5 HP yang Lebih Tipis dari Samsung Galaxy S25 Edge, Ada yang Super Ramping
  • Sidang Vonis Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan "Noel" Digelar 4 Juni 2026
  • Megawati Terima Dubes India, Bahas Kerja Sama dan Kedekatan Historis
  • Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi Prajurit TNI Hadapi Geopolitik Global yang Terus Berubah
  • Bocoran Revisi UU Polri, Ada Aturan Batas Usia Pensiun
  • bps
  • pengangguran
  • tunjangan pengangguran
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
S
Reporter Sulaeman
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.