Darmin yakin Indonesia tak terseret arus perlambatan ekonomi global
"Perekonomian global boleh melambat, tapi dua kuartal terakhir ekonomi Indonesia makin cepat sendiri."
Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia tak terseret arus perlambatan ekonomi global. Belum lama, Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi outlook pertumbuhan ekonomi global dari 3,4 persen menjadi 3,2 persen tahun ini.
"Perekonomian global boleh melambat, tapi dua kuartal terakhir ekonomi Indonesia makin cepat sendiri," kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Jakarta, Kamis (14/4). Darmin memahami jika IMF merevisi estimasi pertumbuhan ekonomi global. Sebab, sejauh ini, kinerja ekonomi global belum menunjukkan perbaikan berarti.
Sebaliknya, menurut Darmin, kondisi perekonomian Indonesia justru menunjukkan kemajuan setiap tahunnya.
Guna menjaga itu, pemerintah gencar memangkas regulasi yang menghambat kinerja perekonomian.
"Itu tugasnya Indonesia untuk tidak terseret dengan kecenderungan ekonomi dunia," imbuh Darmin.
Sebelumnya, IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi maju turun antara 0,3 persen sampai 0,5 persen. Untuk kelompok ekonomi berkembang di Asia, pertumbuhan diperkirakan naik 0,1 persen sampai 0,2 persen dari proyeksi sebelumnya.
Baca juga:
Kuartal I-2016, pemerintah yakin ekonom RI tumbuh 5,2 persen
2017, Jokowi bakal revitalisasi peran Bappenas
HIPMI minta tax amnesty berlaku untuk semua pengusaha
DPR: Pengampunan pajak jadi kebutuhan dasar negara Indonesia
5 Negara pengguna botol plastik terbesar dunia termasuk Indonesia
Audit 2015, Kemenhub klaim selamatkan uang negara Rp 1,12 triliun