Darmin: RI bisa membelokan perlambatan ekonomi saat dunia tak mampu
"Itu mustinya sesuatu yang kita syukuri, karena kebanyakan ekonomi dunia tidak bisa membalikkan itu pada 2016. Di mana pertumbuhan ekonomi kita bisa 5,02 persen," ujar Darmin.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution membanggakan kinerja Indonesia yang mampu membelokan tren perlambatan ekonomi dunia. Pada 2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai naik.
"Itu mustinya sesuatu yang kita syukuri, karena kebanyakan ekonomi dunia tidak bisa membalikkan itu pada 2016. Di mana pertumbuhan ekonomi kita bisa 5,02 persen," ujar Darmin saat ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (27/4).
Selain itu, pada tahun lalu, Indonesia juga mampu menjaga tingkat inflasi yang rendah. "Itu setelah dua tahun ini bergulat bersama Gubernur BI, beberapa menteri setelah tarik menarik dan berdebat, dan kita bergerak di angka di bawah 4 persen," tuturnya.
Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak tinggi, lanjutnya, namun kinerja pertumbuhan mampu menekan tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.
"Di dalam khasanah perekonomian makro itu namanya pertumbuhannya kualitasnya baik. Saya kira itu satu hal."
Baca juga:
Rupiah sempat melemah ke level Rp 13.315 per USD
Bos BI puji Tax Amnesty jadi tersukses di dunia & jaga ekonomi 2016
Tengah banyak gejolak di Indonesia, Kapolri minta investor tak kabur
Strategi BI agar dana asing tak kabur dari RI karena kebijakan AS
23 Aturan menteri yang hambat investasi akan dievaluasi