Darmin: Pemerintah serius garap infrastruktur tingkatkan ekonomi RI
Besarnya alokasi subsidi tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Kebijakan ini juga dinilai bisa meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Pemerintah telah membuat kebijakan untuk mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Pencabutan subsidi ini akan dialihkan dalam pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial.
"Pertama, pemerintah ini mulai dengan melakukan reformasi yang sangat penting walaupun tidak menyangkut masyarakat banyak. Pada waktu APBN, subsidi akhir 2014 dicut besar sekali dan dialihkan pengeluaranya jadi untuk pembiayaan infrasuktur, bantuan sosial dan juga buat pendidikan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (10/11).
Menurutnya, besarnya alokasi subsidi tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Kebijakan ini juga dinilai bisa meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
"Yang namanya pembangunan infrastruktur dalam ekonomi disebut sebagai non kredible good. Dalam situasi ekonomi lesu, kita tidak perlu pusing-pusing kalau ada dadakan. Dan memang disadari sangat kurang. Maka pembangunan infrasuktur menempati posisi sangat penting," pungkasnya.
Baca juga:
Dalam 7 bulan, 1.598 taksi online belum kantongi rekomendasi KIR
Rupiah tak beranjak dari Rp 13.100-an per USD usai kemenangan Trump
Darmin prediksi gejolak dunia masih ganggu pertumbuhan RI di 2017
Kendaraan Uber paling banyak tak miliki izin operasi di Jabodetabek
Ketua DPR sebut kebijakan Trump bisa berdampak pada ekonomi global
Ekspor RI diperkirakan menurun usai Trump terpilih jadi Presiden AS
Kemenangan Trump bikin harga emas dunia turun