Danamon lakukan simulasi penanganan bencana di Kendal
Pelatihan ini diselenggarakan di Pasar Kota Kendal dengan melibatkan perwakilan dari seluruh komunitas pasar rakyat se-Kabupaten Kendal yang berjumlah 60 orang.
Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) menyelenggarakan pelatihan mitigasi bencana dan penanganan kebakaran bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perdagangan Pemkab Kendal serta didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Kendal, Rabu (15/3).
Pelatihan ini diselenggarakan di Pasar Kota Kendal dengan melibatkan perwakilan dari seluruh komunitas pasar rakyat se-Kabupaten Kendal yang berjumlah 60 orang. Pada kesempatan ini Danamon Peduli turut menyerahkan 20 buah alat pemadam kebakaran api ringan (APAR) kepada Dinas Perdagangan Pemkab Kendal.
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang konsep manajemen darurat, ketangguhan dan kesigapsiagaan dalam situasi gawat darurat bila terjadi bencana alam ataupun kebakaran di pasar. Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat meminimalisasi korban jiwa, kerusakan harta benda/aset, dan lingkungan pasar.
"Kami melihat pasar rakyat di Kabupaten Kendal memiliki peran yang sangat vital sebagai salah satu penyangga kehidupan. Hal ini disebabkan karena kekayaan komoditas Kendal sebagian besar disumbangkan dari sektor pertanian dan hasil laut," ujar Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi dalam siaran tertulisnya, Kamis (16/3).
"Kita ketahui bahwa salah satu peran utama pasar rakyat adalah menyerap produksi dan memegang rantai distribusi dan penjualan dalam skala daerah maupun nasional. Oleh sebab itu Danamon Peduli melalui Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran mendorong terwujudnya pasar yang tanggap dan siap siaga terhadap bencana dan ancaman kebakaran yang dapat terjadi kapan saja," tambahnya.
Selama 2015 hingga 2016, Danamon Peduli telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan mitigasi bencana dan enanganan kebakaran di 20 kota/kabupaten yang melibatkan 1.624 peserta dari 146 komunitas pasar rakyat di seluruh Indonesia. Selain edukasi dan simulasi, Danamon Peduli juga mendistribusikan lebih dari 200 alat pemadam api ringan (APAR) untuk ditempatkan di pasar-pasar setempat.
Materi pelatihan terdiri dari teori pengenalan potensi bencana serta pencegahan dan penanganan kebakaran diiringi dengan materi praktik, dimana peserta diajarkan bagaimana memadamkan api, baik dengan media konvensional dan alat pemadam kebakaran api ringan.
Baca juga:
Ini syarat agar gerbang tol bisa bebas transaksi tunai versi BNI
BRI bagikan dividen sebesar 40 persen dari laba ke pemegang saham
Bank Mandiri ganti komisaris & bagi dividen Rp 266,27 per saham
BCA siap beri kredit ke perusahaan yang mau ambil saham Freeport