LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Curhat Petani Tembakau, Khawatir Penjualan Hasil Panen Anjlok

Tanpa dukungan dari industri, para petani akan menghadapi kesulitan dalam menjual hasil panen mereka.

Jumat, 29 Nov 2024 13:24:00
petani
Ilustrasi petani tembakau (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Kritik terhadap Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) masih saja mengemuka. Hal ini disebabkan karena tembakau memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Selain itu, tembakau bukan sekadar tanaman musiman yang bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga memainkan peran penting dalam ekosistem pertanian.

Menurut Nanang Teguh Sembodo, perwakilan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) di Jawa Tengah, adanya rencana untuk menyamakan kemasan rokok tanpa identitas merek dalam Rancangan Permenkes akan berdampak negatif pada daya serap industri terhadap tembakau lokal.

Ia mengingatkan bahwa tanpa dukungan dari industri, para petani akan menghadapi kesulitan dalam menjual hasil panen mereka.

Advertisement

"Jika aturan ini diterapkan, kami khawatir penjualan tembakau kami menurun. Ini membuat kami jadi resah," ungkapnya dalam sebuah wawancara yang dikutip pada Jumat (29/11).

Menurut Nanang, wacana kebijakan ini tidak hanya akan membatasi daya jual tembakau, tetapi juga berpotensi mengurangi jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam sektor ini.

Advertisement

Ia menilai bahwa kebijakan tersebut bersifat diskriminatif karena hanya fokus pada dampak kesehatan tanpa mempertimbangkan aspek ekonomi yang memengaruhi kehidupan para petani.

Lebih lanjut, Nanang menekankan pentingnya peran tembakau dalam perekonomian lokal, mengingat tanaman ini adalah satu-satunya tanaman musiman yang memiliki nilai jual tinggi. Di beberapa daerah, tembakau bahkan dapat membantu mengatasi masalah hama seperti kera dan tikus.

"Tembakau telah menjadi bagian dari budaya dan identitas masyarakat pedesaan, terutama di daerah seperti Temanggung, Boyolali, dan Wonosobo, di mana sebagian besar petani sangat bergantung pada hasil panen tembakau," tambahnya.

Dalam konteks terbatasnya lahan yang ada, tembakau memiliki keunggulan strategis dibandingkan dengan tanaman lain. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi Nanang, karena kondisi para petani tembakau masih jauh dari harapan, terutama dengan kurangnya dukungan kebijakan yang melindungi hak dan kepentingan mereka.

Banyak petani merasa terpinggirkan akibat kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan kebutuhan mereka.

Kemasan Rokok Tidak Mencantumkan Identitas Merek

Ilustrasi petani tembakau © 2024 Liputan6.com

Dwijo Suyono, seorang pengamat kebijakan publik berpendapat bahwa kebijakan ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem tembakau nasional yang mencakup jutaan petani.

Menurutnya, Rancangan Permenkes tersebut hanya akan memperburuk kondisi industri tembakau yang sudah tertekan. Dwijo menegaskan bahwa kebijakan ini akan semakin menyulitkan para petani tembakau yang selama ini sudah berada dalam posisi yang rentan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perlindungan bagi seluruh pelaku dalam ekosistem tembakau, mulai dari petani, pekerja, hingga pedagang.

"Padahal, kebijakan publik itu harusnya melibatkan perlindungan bagi semua pelaku di ekosistem tersebut, mulai dari petani, pekerja, hingga pedagang. Namun, kenyataan yang ada menunjukkan bahwa pemerintah lebih banyak menekan sektor tembakau melalui berbagai aturan," terangnya.

Dengan demikian, Dwijo menilai bahwa seharusnya kebijakan publik dapat menciptakan keseimbangan yang lebih baik dan tidak hanya berfokus pada penekanan terhadap sektor tertentu.

Perlindungan Petani Tembakau

Ilustrasi petani tembakau © 2024 Liputan6.com

Dwijo menekankan bahwa masih banyak wilayah yang belum memiliki peraturan daerah yang mengatur perlindungan bagi petani tembakau. Ia juga menyoroti pentingnya adanya keselarasan antara kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sektor tembakau.

Advertisement

"Agar sektor ini tetap berkelanjutan dan dapat terus berkontribusi pada perekonomian daerah, maka pemerintah harus merumuskan kebijakan yang dapat melindungi industri tembakau dan para pekerja di dalamnya," tutupnya.

Berita Terbaru
  • Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Kota Besar Berawan hingga Hujan Ringan
  • MPR Kaji Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Indonesia, Soroti Tantangan Partai Politik
  • Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Aplikasi Tangerang LIVE untuk Job Fair 2026
  • Kemenkum Maluku Perkuat Perlindungan KI Industri Digital, Dorong Daya Saing Daerah
  • Polda Maluku Kawal Kesiapan Groundbreaking Blok Masela, Jamin Keamanan Proyek Strategis Nasional
  • berita update
  • konten ai
  • petani
  • petani tembakau wonogiri
  • tembakau indonesia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
S
Reporter Septian Deny
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.