CT dorong Indonesia tidak takut menambah utang
Chairul Tanjung menilai utang Indonesia paling rendah di dunia.
Komite Ekonomi Nasional (KEN) meminta Indonesia tidak takut menambah utangnya demi memperbanyak jumlah infrastruktur di Tanah Air. Menurut Ketua KEN, Chairul Tanjung, utang Indonesia paling rendah di dunia.
"Jumlah utang itu harus dibandingkan dengan debt to GDP ratio, yang baik memang di bawah 60 persen baru dianggap berkesinambungan. Indonesia ini paling rendah hanya 23-24 persen debt to GDP ratio. Makanya harusnya utang dibesarin sedikit supaya bisa bangun infrastruktur," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (22/4).
Menurutnya, selama ini masyarakat melihat utang Indonesia makin lama makin besar lantaran tak tahu cara menghitung atau membandingkan dengan debt to GDP ratio. "Kalau mayoritas di atas 60 persen baru di anggap tak berkesinambungan," jelas dia.
CT, panggilan akrabnya, meyakini kemampuan negara maupun swasta saat ini mampu membayar bunga dan cicilan utang tersebut.
"Bisnis tidak apa-apa makin lama makin besar karena keuntungannya bisa bayar cicilan karena perusahaan kan banyak ekspansinya. Bahkan, pada tahun 1998 debt to GDP ratio tidak sampai 100 persen dan ini turun terus hingga 2013-2014 di bawah 20 persen," ungkapnya.
Sebagai informasi, data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia yang dilansir Bank Indonesia (BI) per Februari 2014, menunjukkan konsisten naik. Angkanya menembus USD 272,1 miliar dibanding dari bulan sebelumnya yang hanya USD 269,7 miliar.
Belum lagi jika dibandingkan bulan Februari tahun lalu, angka utang ini juga terus naik, di mana Februari tahun lalu utang luar negeri Indonesia hanya USD 253,3 miliar. Bahkan, utang luar negeri swasta tercatat mencapai USD 143 miliar, angka ini melebihi utang luar negeri pemerintah yang hanya USD 122 miliar dan utang luar bank sentral sebanyak USD 7,1 miliar.
Baca juga:
KEN prediksi Indonesia bakal rajai ekonomi Asia Tenggara
BI pelototi transaksi uang elektronik perusahaan milik CT
Chairul Tanjung gandeng CNN bikin televisi berita di Indonesia
Telkom beberkan harga penjualan TelkomVision ke Chairul Tanjung
Ini latar belakang penjualan TelkomVision ke Chairul Tanjung