Cocok kah Investasi Barang-Barang Hobi untuk Dana Darurat?
Menurut pakar finansial, Tejasari, berinvestasi lewat barang lifestyle seperti sneaker atau tas merupakan hal yang sah. Namun, jenis investasi tersebut tidak dapat diandalkan sebagai dana darurat karena sulit diuangkan dengan cepat.
Tren investasi generasi muda zaman sekarang sudah makin terdiversifikasi. Mulai dari investasi sneaker, tas, bahkan action figure superhero. Lantas apa pandangan ahli finansial?
Menurut pakar finansial, Tejasari, berinvestasi lewat barang lifestyle seperti sneaker atau tas merupakan hal yang sah. Namun, jenis investasi tersebut tidak dapat diandalkan sebagai dana darurat karena sulit diuangkan dengan cepat.
"Kalau tengah malam tiba-tiba ada kecelakaan atau masalah, apakah saya bisa jual tas ini? Kan tidak bisa. Tetap saja harus ambil ATM," ujarnya kepada Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (30/10).
Bila barang-barang tersebut dijual secara cepat untuk dana darurat, maka harganya pun terancam jatuh. Jika itu terjadi, return dari barang investasi pun terancam membuat rugi.
"Masalahnya, kalau darurat harus perlu yang segera," ujar Tejasari.
Dia pun mendorong agar tiap orang memulai menyisihkan dana darurat ketika masih muda. Sebab, orang Indonesia cenderung baru memikirkan dana masa depan ketika usia sudah mencapai kepala empat.
Tejasari juga menyarankan agar masyarakat tidak mengandalkan kartu kredit saja, karena tidak semua transaksi bisa diselesaikan dengan kartu kredit. Memiliki persediaan uang di rekening khusus dana darurat pun dianggap penting agar bisa diakses di saat genting.
Reporter: Tommy Kurnia Rony
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Antisipasi Resesi, Jokowi Ingin Perjanjian Perdagangan Ditingkatkan
Trimegah Sekuritas Ciptakan Layanan Video Streaming untuk Milenial Belajar Investasi
Pemerintah Buka Investasi dari Timur Tengah Untuk Pembiayaan Jalan Tol
Pengusaha Harap Penunjukan Kapolri Bisa Jaga Kestabilan Keamanan demi Investasi
4 Perusahaan Investasi Rp159 Miliar di Kawasan Ekonomi Khusus Palu
Apindo Harap Kabinet Indonesia Maju Buat Terobosan Dongkrak Iklim Usaha Indonesia
Pengusaha Indonesia Ambil Alih Saham PMA Galangan Kapal di Batam