Chatib Basri Soal Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen: Perbaikan Terjadi Secara Konsisten
Ekonom Senior, Chatib Basri menyambut baik pertumbuhan ekonomi sebesar 7,07 persen terjadi di kuartal II-2021. Menurutnya, pertumbuhan tersebut semakin menggambarkan adanya perbaikan dan pemulihan ekonomi domestik pada tahun ini.
Ekonom Senior, Chatib Basri menyambut baik pertumbuhan ekonomi sebesar 7,07 persen terjadi di kuartal II-2021. Menurutnya, pertumbuhan tersebut semakin menggambarkan adanya perbaikan dan pemulihan ekonomi domestik pada tahun ini.
"Pertama saya ingin menyampaikan bahwa performance atau kinerja di triwulan kedua ini ini mencapai 7,07 persen. Kalau dibulatkan 7,1 persen, itu menunjukkan bahwa perbaikan ekonomi terjadi dan ini konsisten dengan berbagai liding indikator," kata dia dalam Dialog Ekonomi tentang Kinerja Ekonomi Kuartal II-2021, Kamis (5/8).
Dia menyampaikan beberapa kinerja cukup manis adalah sektor konsumsi yang meningkat taja. Hal ini tercermin dari pertumbuhan terhadap volume penjualan sepada motor dan mobil selama kuartal II-2021. Peningkatan ini pun tidak terlepas dari peran dan kebijakan pemerintah dalam pembebasan biaya pajak.
"Angka penjualan mobil itu mengalami peningkatan terima kasih kepada kebijakan untuk ke penurunan PPnBM pada waktu itu yang juga mendorong konsumsi untuk ke otomotif," jelas dia.
BPS sendiri mencatat penjualan sepeda motor secara volume selama kuartal II-2021 mengalami peningkatan mencapai 1,15 juta unit. Angka ini meningkat sebanyak 268,64 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai 313,6 ribu unit.
Sementara volume penjualan mobil pada kuartal II-2021 juga mengalami peningkatan signifikan. Di mana pada periode April-Juni mencapai penjualan sebanyak 206,4 ribu unit. Angka ini meningkat 758,68 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya hanya 24,0 ribu unit.
Dia menambahkan, peran besar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode Arpil-Juni ini juga ditopang oleh besarnya kontribusi ekspor. Di mana ekspor Indonesia meningkat sebanyak 31 persen.
"Saya kira Pak Lutfi (Menteri Perdagangan) cukup hamble di sini beliau nggak mau klaim tetapi karena saya nggak punya kepentingan saya bisa menyampaikan ekspor kita itu naiknya 31 persen ya ini adalah kontribusi yang besar sekali," tandasnya.
Baca juga:
Kemenkeu: Pemulihan Ekonomi Telah Terjadi Secara Merata
Data BPS: Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Maluku, Terendah di Bali
Bos BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2021 Tertinggi Sejak 2004
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Menjadi Momentum Indonesia Keluar dari Resesi
BPS: Ekonomi Tumbuh Positif, tapi Belum Sama Seperti Kondisi Normal
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2021