Cegah krisis keuangan, BI gandeng Jepang siapkan BSA USD 22,76 M
Cegah krisis keuangan, BI gandeng Jepang siapkan BSA USD 22,76 M. Sebagaimana perjanjian sebelumnya, kerja sama BSA ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan likuiditas potensial dan aktual melalui penyediaan skema pencegahan dan penanganan krisis. Perjanjian kerja sama BSA pertama kali ditandatangani pada 2003.
Bank Indonesia dan Bank of Japan, yang bertindak sebagai agen Kementerian Keuangan Jepang, telah menandatangani perpanjangan kerjasama Bilateral Swap Arrangement (BSA) pada tanggal 12 Desember 2016. Kerja sama ini memiliki nilai sebesar USD 22,76 miliar.
Sebagaimana perjanjian sebelumnya, kerja sama BSA ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan likuiditas potensial dan aktual melalui penyediaan skema pencegahan dan penanganan krisis.
"Kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama BSA ini merupakan wujud nyata dari penguatan kerja sama keuangan antara kedua negara. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan komitmen kedua otoritas untuk menjaga stabilitas keuangan regional di tengah masih terus berlangsungnya ketidakpastian di pasar keuangan global," ujar Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/12).
Seperti diketahui, kerja sama BSA merupakan kerja sama pertukaran mata uang (swap) Rupiah dengan Dolar Amerika Serikat (USD) antara Jepang dengan Indonesia. Kerja sama ini dilakukan untuk mengatasi kesulitan likuiditas akibat permasalahan neraca pembayaran dan likuiditas jangka pendek.
Kerja sama BSA ini juga mendukung upaya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan di kawasan, serta melengkapi jaring pengaman keuangan yang telah ada baik di tingkat regional maupun global.
Perjanjian kerja sama BSA pertama kali ditandatangani pada tanggal 17 Februari 2003 dan telah beberapa kali diamandemen dan diperpanjang.
Baca juga:
Terpilihnya Donald Trump buat dana Rp 105 T kabur dari Indonesia
BI gelar Mini University untuk eks pekerja tambang batu bara
BI: Ekonomi China membaik, harga komoditas akan terangkat
Banjir dan cuaca buruk tak buat harga kebutuhan pokok di Solo mahal
KEIN sebut kebijakan BI dorong UMKM jadi backbone ekonomi nasional
SBN jadi instrumen moneter bakal genjot pembangunan infrastruktur
Ini jurus pemerintah dan BI kembangkan industri manufaktur RI