Cegah kemacetan, tarif parkir Bandara Halim bakal dinaikkan
Pemerintah meminta masyarakat untuk lebih memilih menggunakan angkutan umum menuju Bandara Halim.
Pemerintah hari ini resmi membuka Bandara Halim Perdanakusuma untuk penerbangan komersial berjadwal. Maskapai Citilink adalah maskapai pertama yang mendarat dan akan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono , meminta kepada semua maskapai yang akan beroperasi dari Bandara Halim agar mengumumkan pada calon penumpangnya untuk memprioritaskan penggunaan angkutan umum saat menuju bandara. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan parah di kawasan Bandara Halim.
"Air Lines harus meminta masyarakat naik angkutan umum. Angkutan umum dan tinggalkan mobil pribadi. Solusi kemacetan di Jakarta," ucap Bambang di Halim, Jakarta, Jumat (10/1).
Bambang menyebut tidak akan segan-segan menaikkan tarif parkir agar masyarakat beralih ke angkutan umum. Namun demikian, Bambang tidak menyebut berapa persen kenaikan tarif parkir di Bandara Halim.
"Kemacetan karena kendaraan pribadi nanti kita akan kasih price (harga) lebih mahal untuk parkir," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Operasi Kebandarudaraan Angkasa Pura II , Endang A Sumiarsa mengakui saat ini pelayanan parkir di Bandara Halim belum maksimal. Salah satunya karena belum adanya layanan parkir inap. Namun demikian, kapasitas lahan parkir akan terus ditingkatkan.
"Rawat inap belum, yang pasti kapasitas kita naikkan dari 500 - 700. Kita akan tingkatkan," tutupnya.
Baca juga:
Penyelamat Halim cuma Karawang
Alami delay, bos Citilink sebut Bandara Halim masih perawan
Terbang perdana dari Halim, Citilink langsung alami delay
Terbang perdana dari Halim, Citilink terisi penuh penumpang
5 Tokoh dunia yang injakan kaki di Bandara Halim Perdanakusuma