LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bulog soal rastra berkutu: Belum ada pengembalian besar-besaran

Bulog soal rastra berkutu: Belum ada pengembalian besar-besaran. Meski ada pengembalian, namun jumlahnya hanya sekitar 1-2 kuintal beras. Selama ini pihaknya tetap melakukan prosedur pengiriman beras sesuai standard. Di mana, pengecekan beras dilakukan sebelum dikirim dan sebelum diserahkan ke rumah tangga sasaran.

2017-07-10 16:25:03
beras
Advertisement

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan belum ada pengembalian beras sejahtera (rastra) secara besar-besaran hingga saat ini. Meski ada pengembalian, namun jumlahnya hanya sekitar 1-2 kuintal beras.

Seperti diketahui, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta Pemerintah Daerah mengembalikan beras sejahtera (Rastra) kurang laik kepada Bulog, dan menggantinya dengan beras berkualitas lebih baik sesuai kualifikasi berdasarkan harga pembelian beras (HPB).

"Kalau pengembalian yang besar-besaran belum ada. Tapi 1-2 kuintal ada. Kan pengecekan 1-2 karung bisa lolos. Tapi yang seperti yang disampaikan seolah-olah besar belum ada," kata Djarot di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (10/7).

Dia menambahkan, selama ini pihaknya tetap melakukan prosedur pengiriman beras sesuai standard. Di mana, pengecekan beras dilakukan sebelum dikirim dan sebelum diserahkan ke rumah tangga sasaran.

Meski demikian, dirinya mengaku senang jika ada banyak pihak yang membantu dalam melakukan pengecekan distribusi beras. "Saya senang kalau ada yang bantu cek. Kalau terbukti di bawah mutu, maka kita akan ganti selama 1x24 jam. Tapi langsung diserahkan ke Bulog, jangan sampai disimpan di titik distribusi," imbuhnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Kementerian Sosial kerap menerima laporan dan menemukan fakta di lapangan bahwa masih banyak ditemukan masyarakat yang menerima rastra tidak laik konsumsi. Mulai dari beras pecah-pecah atau hancur, berkutu, berwarna kuning hingga kehitaman, dan berbau apek.

Baca juga:
Ini alasan raskin diubah jadi uang dan disalurkan lewat kartu Jokowi
Raskin berkutu dan berwarna kuning ditemukan di kantor lurah
Petugas Bulog lalai, beras berkualitas buruk beredar di NTT
Warga Kupang geruduk kelurahan kembalikan Rastra berkutu & bau busuk
Bupati Purbalingga sebut mutu rastra dioplos beras kualitas buruk
Dapat beras rastra tak layak konsumsi, warga Mojokerto ngadu ke DPRD
Mensos rapat dengan Gubernur Jatim soal bantuan beras senilai Rp 6 T

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.