Bulog Pastikan Stok Beras Maluku Aman hingga Pertengahan 2026
Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara memastikan Stok Beras Maluku aman hingga enam bulan ke depan, dengan total lebih dari 12.268 ton siap didistribusikan ke masyarakat.
Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara mengumumkan ketersediaan stok beras yang memadai untuk wilayah Maluku. Ketersediaan ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan, atau sampai pertengahan tahun 2026. Pengumuman ini disampaikan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar lokal.
Rudy Senawi Tahir, Pemimpin Perum Bulog Maluku Wilayah Maluku dan Malut, menegaskan bahwa volume stok yang ada saat ini aman. Stok ini cukup untuk penyaluran rutin dan intervensi pasar. Pernyataan ini bertujuan untuk menenangkan masyarakat agar tidak panik dalam berbelanja kebutuhan pokok.
Data per 8 Januari 2026 menunjukkan total ketersediaan beras medium dan premium mencapai lebih dari 12.268 ton. Jumlah tersebut tersebar di Ambon, Tual, dan Ternate, siap didistribusikan ke seluruh lapisan masyarakat. Rinciannya adalah 11.456.761,37 kilogram beras medium dan 811.790 kilogram beras premium.
Rincian Ketersediaan Stok Beras per Wilayah
Kantor Bulog di Ambon menjadi lokasi penyimpanan stok beras terbesar di Maluku. Tercatat, tersedia 6.231.732,87 kilogram beras medium dan 634.035 kilogram beras premium di Ambon. Total stok beras di Ambon mencapai 6.865.767,87 kilogram, menjadikannya tulang punggung pasokan untuk ibu kota provinsi. Selain beras, Ambon juga menyimpan 81.220 kilogram gula dan 95.265 liter minyak goreng.
Sementara itu, Kantor Cabang Tual juga memiliki stok signifikan untuk memenuhi kebutuhan di wilayahnya. Di Tual, tercatat 2.692.745 kilogram beras medium dan 41.205 kilogram beras premium. Dengan total 2.733.950 kilogram beras siap disalurkan, ini menunjukkan pemerataan distribusi stok di berbagai daerah. Komoditas pendukung di Tual meliputi 3.850 kilogram gula dan 82.807,70 liter minyak goreng.
Untuk wilayah Maluku Utara, Kantor Cabang Ternate menyuplai 2.532.283,50 kilogram beras medium dan 136.550 kilogram beras premium. Sehingga, total persediaan beras di Ternate mencapai 2.668.833,50 kilogram. Cabang ini juga menyimpan 23.866 kilogram gula dan 95.204,40 liter minyak goreng, memastikan kebutuhan pangan di sana juga terpenuhi dengan baik.
Komitmen Bulog untuk Stabilitas Pangan dan Komoditas Lain
Bulog menegaskan komitmennya untuk melakukan distribusi secara terukur, sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah. Distribusi ini mencakup operasi pasar, cadangan beras pemerintah (CBP), serta penyaluran bantuan pangan jika sewaktu-waktu diperlukan. Hal ini menunjukkan kesiapan Bulog dalam menghadapi berbagai skenario untuk menjaga ketersediaan Stok Beras Maluku.
Selain beras, Bulog Maluku juga mengelola stok komoditas non-beras yang penting. Total stok komoditas non-beras mencakup 108.936 kilogram gula, 273.271 liter minyak goreng, serta 54.590 kilogram jagung. Komoditas ini disiapkan untuk penugasan pemerintah dan intervensi pasar guna menjaga harga tetap stabil.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan wajar. Bulog siap menjaga stabilitas pasokan di Maluku, sehingga tidak ada alasan untuk melakukan pembelian berlebihan atau menimbun barang. Ketersediaan Stok Beras Maluku dan komoditas lainnya dipastikan aman.
Sumber: AntaraNews