Bulan depan, Go-Jek bakal mengaspal di Singapura
Wacana ekspansi Go-Jek di Singapura memang sudah muncul sejak lama tepatnya april 2018 silam dan akan segera diresmikan pada bulan November mendatang.
Perusahaan aplikasi, Go-Jek melebarkan sayap bisnisnya di Asia. Setelah sebelumnya resmi mengaspal di Vietnam, kini perusahaan ride sharing asal Indonesia ini tengah bersiap memasuki Singapura setelah menjalin kemitraan dengan 6 perusahaan penyewaan mobil setempat.
Wacana ekspansi Go-Jek di Singapura memang sudah muncul sejak lama tepatnya april 2018 silam dan akan segera diresmikan pada bulan November mendatang.
Business Insider pada 10 Oktober menuliskan sebuah laporan bahwa Go-Jek tidak lagi ingin membuang-buang waktu karena mempersiapkan peluncurannya di Singapura ditetapkan untuk bulan depan. Go-Jek diketahui telah menjalin kemitraan dengan enam perusahaan penyewaan (rental) mobil yang nantinya akan menjadi penyedia kendaraan bagi supir (driver) Go-Jek yang tidak memiliki mobil sendiri.
Kehadiran Go-Jek di Singapura juga disebut sebagai cara untuk menciptakan iklim kompetisi, sebab saat ini Grab tidak memiliki pesaing usai berhasil mengakuisisi saham Uber.
Di Indonesia disebutkan bahwa layanan Go-Jek telah melampaui penyediaan kendaraan pribadi. Kerap dianggap sebagai saingan dari Grab yang berbasis di Singapura, aplikasi Go-Jek bahkan menawarkan sesuatu yang lain yaitu berupa pengiriman bahan makanan dan obat-obatan serta layanan pembersihan dan pijat.
Go-Jek saat ini bebas untuk menghubungi atau mengajak 70.000 driver yang saat ini menjalin kemitraan dengan Grab Singapura. The Competition and Consumer Commission of Singapore's (CCCS) memastikan kerja sama dengan perusahaan rental memang bersifat non-eksklusivitas.
Go-Jek sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan menanggapi kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan otoritas setempat senilai 13 juta Dolar Singpaura (USD 9 juta) atas akuisisi Grab terhadap Uber. Disebutkan bahwa Go-Jek menjadi tertarik untuk ikut meramaikan bisnis transportasi di Singapura.
"Kami sekarang yakin bahwa Singapura akan memiliki pasar yang kuat, efisien dan kompetitif, dan bahwa kedatangan kami akan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kehidupan orang-orang di Singapura," kata pernyataan yang dikutip oleh ST.
Baca juga:
Aksi taksi online tutup sebagian ruas Jalan Iskandarsyah di Blok M
Go-Points sebut makin diminati pengguna Go-Jek
Go-Jek akuisisi startup layanan iklan
Tak ingin hanya Go-Jek, Jokowi dorong produk teknologi anak bangsa lainnya mendunia
Go-Jek sekarang ada di Sabang dan Merauke
Masuk Vietnam, Nadiem Go-Jek sebut banyak driver ojol lain ingin gabung