LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bukit Asam Target Produksi Batubara 30 Juta Ton Hingga Akhir 2021

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) selaku anak usaha Inalum target menaikan volume produksi batubara sebesar 5,2 juta ton, dari sebelumnya 24,8 juta ton pada akhir tahun lalu menjadi 30 juta ton di penghujung 2021.

2021-12-10 14:19:06
produksi batubara
Advertisement

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) selaku anak usaha Inalum target menaikan volume produksi batubara sebesar 5,2 juta ton, dari sebelumnya 24,8 juta ton pada akhir tahun lalu menjadi 30 juta ton di penghujung 2021.

"Perseroan menargetkan kenaikan volume produksi batubara dari 24,8 juta ton pada tahun 2020 menjadi 30 juta ton pada tahun 2021," ujar Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto dalam sesi teleconference, Jumat (10/12).

Suryo mengutarakan, Bukit Asam perlu menggenjot produksi sekitar 2 juta ton untuk bisa mencapai target hasil produksi 30 juta ton batu bara pada akhir tahun ini.

Advertisement

"Untuk produksi dan penjualan 2020-2021, total produksi batubara PTBA sampai dengan 30 November 2021 mencapai 28 juta ton dengan penjualan 25,8 juta ton," terangnya.

Bukit Asam juga juga menargetkan kenaikan porsi ekspor batubara sebagai upaya pemanfaatan momentum kenaikan harga batubara di pasar internasional. "Perseroan mentargetkan porsi ekspor batubara hingga akhir 2021 bisa mencapai 47 persen," kata Suryo.

Meski masih berfokus pada kegiatan produksi batubara, Suryo enggan abai dari tren transformasi energi yang terjadi saat ini. Dia tidak ingin PTBA collapse saat sektor energi beralih meninggalkan batubara menuju energi baru terbarukan (EBT).

Advertisement

"PTBA terus memantau fluktuasi harga komoditas batubara dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga secara optimal, sekaligus tetap waspada untuk menjaga kinerja perusahaan dengan tetap mengendalikan biaya operasinya," ucapnya.

"Di sisi lain, PTBA tetap melakukan efisiensi secara berkelanjutan di setiap lini kegiatan. Sehingga apabila terjadi penurunan harga (batubara) tidak akan berdampak signifikan pada kinerja perseroan dan tetap dapat membukukan kinerja yang positif," tandas Suryo.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Laba Bukit Asam Rp 7 T per November 2021 Terbesar Sepanjang Sejarah
Harga Batubara Acuan Turun Jadi USD159,79 Per Ton di Desember 2021
Jokowi Paksa Pengusaha Sawit-Tambang Bangun Persemaian Demi Cegah Banjir
Potensi Cadangan Batubara RI Melimpah, Capai 38,8 Miliar Ton
Kadin Sebut Batubara Masih Punya Peluang dalam Program Bebas Emisi
Pemanfaatan EBT dalam Bauran Energi Primer Masih Rendah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.