Kadin Sebut Batubara Masih Punya Peluang dalam Program Bebas Emisi
Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menilai, batubara tetap punya peluang dalam program net zero emission yang kini tengah dikejar Indonesia. Menurutnya, produk batubara merupakan salah satu komoditas ekspor yang banyak menyumbang pemasukan devisa bagi negara.
"Sebagai negara yang kaya akan sumberdaya mineral dan batubara, Indonesia memproduksi lebih dari 500 juta ton batubara setiap tahun. Dan proyeksi tahun ini mencapai 610 juta ton, dan 70 persennya akan diekspor," terangnya dalam siaran video pada Indonesia Energy and Coal Business Summit, Kamis (18/11).
Meski demikian, dia meminta pelaku usaha batubara bisa beradaptasi dengan target Indonesia net zero emission pada 2060 mendatang. Sebab, meski banyak negara di dunia kini tengah mengejar target net zero emission, namun pada masa krisis energi sekarang ini beberapa negara juga kembali berpaling pada pasokan batubara yang secara harga lebih terjangkau.
Beberapa upaya yang bisa dilakukan, antara lain bagaimana komoditas batubara bisa melangkah ke depan dengan mesin-mesin baru yang ramah lingkungan. Sehingga bisa membantu target pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca.
"Ini sebuah tantangan tapi juga peluang. Namun penting sekali untuk kita sadari bersama bahwa batubara adalah salah satu ketahanan energi nasional selain gas," ujar Arsjad Rasjid.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya