LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bukan Sekadar Ruang Publik, Pemkot Ambon Buka Area UMKM di RTP Wainitu: Dorong Ekonomi Lokal!

Pemerintah Kota Ambon resmi membuka area khusus UMKM di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Ambon, Maluku, sebagai langkah strategis mendukung pertumbuhan ekonomi lokal UMKM Ambon.

Kamis, 18 Sep 2025 22:55:00
ruang publik
Pemerintah Kota Ambon resmi membuka area khusus UMKM di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Ambon, Maluku, sebagai langkah strategis mendukung pertumbuhan ekonomi lokal UMKM Ambon. (Merdeka.com)
Advertisement

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah mengambil langkah progresif dengan meresmikan pembukaan area khusus bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Ambon, Maluku. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pelaku UMKM Ambon agar dapat mengembangkan usahanya dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

Pembukaan area UMKM ini bukan hanya sekadar menyediakan tempat berdagang, tetapi juga mengintegrasikan fungsi ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Ambon. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ambon, Ivonny Latuputty, menjelaskan bahwa RTP Wainitu diharapkan menjadi pusat aktivitas warga.

Langkah strategis ini sejalan dengan salah satu dari 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, yang secara khusus menekankan pentingnya dukungan terhadap pengembangan UMKM. Dengan demikian, Pemkot Ambon menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan sektor ekonomi kerakyatan.

Strategi Pemkot Ambon dalam Mengembangkan UMKM Lokal

Pemanfaatan RTP Wainitu sebagai pusat UMKM Ambon merupakan bagian dari visi Pemkot Ambon untuk menghidupkan ekonomi lokal. Ivonny Latuputty menegaskan, “RTP Wainitu ini bukan sekadar membuka ruang kepada UMKM, tetapi juga menjadi ruang terbuka publik bagi aktivitas warga kota Ambon.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa area tersebut dirancang untuk multifungsi, tidak hanya sebagai sentra ekonomi tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial.

Advertisement

Inisiatif ini secara langsung mendukung poin kelima dari 17 program prioritas kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon. Program tersebut secara eksplisit berfokus pada pengembangan UMKM, yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat. Dengan menyediakan fasilitas yang memadai, Pemkot berharap UMKM dapat lebih mudah diakses oleh konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Kehadiran area UMKM di RTP Wainitu diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Para pelaku UMKM Ambon kini memiliki lokasi yang strategis dan representatif untuk memasarkan produk mereka. Hal ini juga dapat menarik lebih banyak pengunjung ke RTP Wainitu, yang pada gilirannya akan menciptakan suasana yang lebih hidup dan dinamis di kawasan tersebut.

Advertisement

Menjawab Isu Tebang Pilih dan Rencana Pengembangan Bertahap

Penempatan UMKM di RTP Wainitu sempat menimbulkan pertanyaan mengenai adanya “tebang pilih” dalam pemberitaan sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, Ivonny Latuputty menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kesiapan lokasi. “Ini bukan masalah pilih kasih, tetapi terkait ketersediaan tempat. Karena lokasi di Wainitu sudah siap, maka dimanfaatkan lebih dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ivonny memastikan bahwa pengembangan kawasan UMKM akan dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah Kota Ambon. Setelah RTP Wainitu, Pemkot Ambon telah merencanakan pembangunan di beberapa lokasi lain. Salah satunya adalah pembangunan Papalele Square atau Pasar Papalele di kawasan Batu Merah, yang akan menjadi sentra UMKM Ambon berikutnya.

Selain itu, rencana pengembangan juga akan menyasar RTP Air Salobar dan Amahusu. Namun, Ivonny menambahkan bahwa RTP Air Salobar masih dalam tahap pembangunan oleh Dinas PU dan belum dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) yang memadai. “Rencana pengembangan ke depan meliputi tiga lokasi, yakni Air Salobar, Amahusu, dan RTP Wainitu. Jadi tidak benar kalau Pemkot dinilai pilih kasih. Semua berjalan bertahap sesuai kesiapan lokasi,” tegasnya, menunjukkan komitmen Pemkot untuk memberikan ruang yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh pelaku UMKM.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Waspada, Ancaman Siber Kini Beralih Sasar Pengguna Dibandingkan Sistem Teknologi
  • Respons KPK Usai Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Pikir-Pikir Ajukan Banding
  • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
  • Panik KPK Usut Kasus RPTKA, Anak Buah Silmy Karim Bayar Rumah Pakai Emas Dibeli dari Uang Hasil Peras WNA
  • Mensesneg Beri Bocoran Ketum Partai Buruh Said Iqbal akan Masuk Kabinet Prabowo
  • ambon maju
  • dinas perkim
  • ekonomi lokal
  • inovasi daerah
  • konten ai
  • maluku
  • merdekaantara
  • pemerintah kota ambon
  • pengembangan umkm
  • rtp wainitu
  • ruang publik
  • umkm ambon
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.