BTN-SMF terbitkan 3 seri efek beragun aset senilai Rp 2 triliun
EBA Seri A1 senilai Rp 700 miliar, kemudian Seri A2 senilai Rp 1,124 triliun dan EBA Seri B senilai Rp 176 miliar. Adapun suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 sebesar 7 persen dan Seri A2 sebesar 7,5 persen. EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) hari ini Jumat (9/3) melakukan pencatatan pertama hasil kerja sama dalam rangka sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) dengan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04). Pencatatan dilakukan di Gedung Bursa Efek Indonesia.
Direktur Utama BBTN, Maryono mengatakan bahwa EBA-SP SMF-BTN04 yang dicatatkan bernilai total Rp 2 triliun dengan masing-masing dibagi dalam tiga seri. "EBA Seri A1 senilai Rp 700 miliar, kemudian Seri A2 senilai Rp 1,124 triliun dan EBA Seri B senilai Rp 176 miliar," kata Maryono.
Maryono mengungkapkan, hasil sekuritisasi ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi bisnis inti perseroan guna mensukseskan Program Satu Juta Rumah.
"Program perumahan nasional memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar. Pencatatan ini merupakan peran aktif Bank BTN dan SMF dalam mendukung pertumbuhan pasar pembiayaan perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat."
Adapun suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 sebesar 7 persen dan Seri A2 sebesar 7,5 persen. "EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA," ujarnya.
Pada transaksi tersebut, Maryono menyatakan bahwa SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan Bank BTN berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat dan bank kustodian.
Ini adalah kali keempat BBTN melakukan sekuritisasi KPR. EBA-SP kali ini merupakan produk EBA kesebelas yang dicatatkan BBTN.
"Produk EBA cukup digemari oleh para investor karena merupakan produk investasi yang aman dan menguntungkan dengan agunan aset KPR yang nilainya terus naik."
Bank BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak 2009, di mana total sekuritisasi KPR yang telah diterbitkan hingga saat ini dengan skema KIK EBA maupun EBA SP mencapai Rp 9,65 triliun.
"Dengan skema EBA-SP senilai Rp 4,2 triliun, sedangkan sisanya dengan skema KIK EBA sebesar Rp 5,45 triliun."
Baca juga:
Tahun ini, Bata target menambah 25 gerai baru dengan investasi Rp 412,9 miliar
Dirancang di Amerika Utara, produk terbaru Bata jenis Red Label diluncurkan
Elnusa rombak susunan pejabat, masukkan dua nama komisaris dari Pertamina
2017, GMF Aero Asia raup laba bersih Rp 699 miliar
Raup laba Rp 18,9 triliun, Astra sebar dividen Rp 185 per saham
Buka perdagangan saham, Gubernur Aher minta masyarakat melek pasar modal
Pemerintah terbitkan Sukuk Global USD 3 M dengan imbal hasil 3,75 dan 4,40 persen