BTN gandeng MA perkuat kinerja penyaluran kredit rumah
BTN gandeng MA perkuat kinerja penyaluran kredit rumah. Nantinya, BTN bakal menyediakan sejumlah fasilitas perbankan seperti cash management, fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR), dan pemanfaatan Program Pengembangan Operasi (PPO) bagi Mahkamah Agung, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, maupun Pengadilan Tinggi.
Bank Tabungan Negara (BTN) dan Mahkamah Agung (MA) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan di lingkungan Mahkamah Agung RI. Nantinya, BTN bakal menyediakan sejumlah fasilitas perbankan seperti cash management, fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR), dan pemanfaatan Program Pengembangan Operasi (PPO) bagi Mahkamah Agung, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, maupun Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia.
"Dengan fasilitas ini kita berharap bisa mendukung MA dalam pengelolaan dana agar akuntabel dan transparan," ungkap Direktur Utama Bank BTN, Maryono, di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).
Dia mengatakan salah tujuan penting kerja sama ini adalah memberikan kesempatan lebih besar kepada pegawai MA untuk mengakses KPR. "Kita akan lihat sesuai golongan kan. Kalau golongannya rendah, nanti KPR subsidi. Kalau golongan tinggi KPR yang non-subsidi," katanya.
Maryono yakin dengan dukungan outletnya, berbagai fasilitas BTN dapat dinikmati oleh pegawai MA dan pengadilan di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, dia pun mengatakan selain mengandalkan peran outlet BTN yang tersebar di seluruh Indonesia, BTN juga akan menggandeng PT Pos Indonesia sehingga transaksi dan layanan dapat semakin luas.
"Kita punya outlet untuk beri layanan. Kerja sama juga dengan Pos, tempatnya di kantor pos, sehingga dapat menjangkau semua pengadilan di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Baca juga:
Cicilan KPR Karyawan Masjid Istiqlal hanya Rp 775.000 per bulan
Pemerintah sediakan rumah murah bagi karyawan Masjid Istiqlal
BTN dan SMF kolaborasi terbitkan EBAS-SP KPR iB pertama di Indonesia
Ini strategi cara KPR rumah meski masih punya utang
Jangan dulu mimpi DP 0 Rupiah, coba 5 cara ini agar dapat KPR murah
5 Untung rugi program DP rumah 0 persen andalan Anies-Sandi
Bank soal program DP rumah 0 persen: Aturan BI, minimal DP 15 persen